Harian Pagi OnLine

…mengabarkan

Besan SBY Huni Sel dengan Fasilitas Springbed, AC dan TV

Jakarta, KOMENTAR
Besan Presiden SBY, Aulia Pohan akhirnya resmi ditahan KPK. Tapi sel Pohan di Rutan Brimob Kelapa Dua Depok, terbilang istimewa fasilitasnya. Sebab di sel tersebut dilengkapi dengan springbed, kamar mandi dalam, AC serta televisi. Rutan ini disebut-sebut rutan ternyaman dibandingkan rutan lainnya.

Bandingkan dengan rutan Polres Jakarta Utara yang ditempati tersangka kasus APBD Manado, Jimmy Rimba Rogi. Untuk tidur saja, Walikota Manado itu hanya beralaskan tripleks. Sementara sel tempat Aulia Pohan dititip KPK itu sendiri, terbilang khusus. Sebab biasa digunakan Polri bagi tahanan teroris atau tersangka kasus-kasus tertentu, misalnya saja Muchdi PR atau terpidana teroris Abu Dujana cs.

Menanggapi sinyalemen adanya perlakuan khusus terhadap Pohan, ICW (Indonesian Corruption Watch) pun angkat bicara. “Kita sambut positif meski KPK telat menahan. Kita sesalkan kenapa baru sekarang Aulia Pohan ditahan, seharusnya dari dulu. Kita berharap tidak ada perlakuan khusus bagi Aulia Pohan selama di pen-jara,” kata Koordinator Bidang Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Emerson Yuntho yang dilansir detikcom, Kamis (27/11).

Menurut dia, penahanan Aulia Pohan tidak akan berpengaruh pada popularitas Presiden SBY. “Saya lihat ini ada intervensi dari SBY. Kenapa Aulia tidak segera ditahan seperti yang lainnya. Penetapan menjadi tersangka lama, penahanannya juga lama,” papar dia.

Pada bagian lain, Aulia tiba di Rutan Brimob Kelapa pukul 18.00 WIB. Dia dibawa dengan mobil Kijang kapsul warna hitam, Aulia lantas diantar 5 orang petugas rutan. Saat masuk ke dalam tahanan, Aulia dipegangi oleh 2 orang petugas. Sebelum masuk rutan, Aulia sempat dikerubungi wartawan untuk diambil gambarnya. Mendapat serbuan wartawan itu, Aulia tampak sewot.

“Kalian itu orang susah masih saja diginiin,” ujarnya dengan nada kesal. Aulia sendiri sempat meminta penangguhan namun tidak dikabulkan. Dia juga ingin meminta izin menemui keluarganya sebelum ditahan, namun tidak di.beri kesempatan.

November 28, 2008 Ditulis oleh stenlymandagi | Kriminal | , , , , | No Comments Yet

SBY dan JK Diancam Dibunuh

Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah akan menindak tegas pembuat situs ancaman terhadap Presiden dan para pejabat negara lainnya seraya menyebut para pengancam pembunuhan itu sebagai perbuatan melanggar undang-undang, demikian Juru bicara Kepresidenan, Andi Mallarangeng, di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

“Hal-hal semacam ini tentu saja akan kita atasi dan mereka yang melakukan hal-hal semacam itu akan kita kejar. Itu tugasnya aparat negara, kepolisian, dan sebagainya untuk mengejar mereka,” tutur Andi.

Para pembuat dan penyebar situs ancaman tersebut, akan diberi sanksi sesuai dengan perbuatan yang mereka lakukan.

Ancaman pembunuhan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jaksa Agung Hendarman Supandji, serta Menteri Hukum dan HAM Andi Matallatta, dimuat dalam situs www.foznawarabbilkakbah.com.

Andi menuturkan, membuat dan menyebarkan situs ancaman pembunuhan terhadap Presiden, pada dasarnya adalah perbuatan terorisme dan negara tidak boleh kalah dari perbuatan terorisme.

Pemerintah sendiri telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi Presiden melalui pasukan pengamanan presiden, kepolisian, serta badan
intelejen negara, namun kegiatan Presiden sama sekali tidak terganggu oleh ancaman tersebut.

Ancaman dilayangkan terhadap para pejabat negara yang dinilai terlibat dalam rencana eksekusi terpidana mati Bom Bali I, Amrozi Cs, meski begitu pemerintah menjamin bahwa eksekusi terhadap Amrozi cs tetap dilakukan.

“Eksekusi itu kan adalah urusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap dan kita jalankan keputusan itu,” ujarnya. (*)

November 4, 2008 Ditulis oleh stenlymandagi | Kriminal | , , , , , , | No Comments Yet

Presiden Yudhoyono calonkan diri lagi

Presiden Yudhoyono menyatakan akan ikut bersaing di Pilpres 2009
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan diri akan maju sebagai calon presiden dalam pemilihan presiden tahun 2009.

“Setelah mendekati pemilu tahun 2009, saya mempertimbangkan untuk maju kembali, Insya Allah, saya akan mencalonkan kembali sebagai capres tahun 2009,” kata Presiden saat berdialog dengan wartawan kepresidenan di Istana Negara, seperti dikutip Antara

Presiden Yudhoyono, 59 tahun, mengatakan, dia ikut bersaing di pemilihan presiden untuk menyelesaikan berbagai kebijakan yang dia telah jalankan sebagai Presiden.

Saat menyinggung pasangan calon wakil presiden jika dia resmi maju sebagai calon presiden, Yudhoyono mengatakan masih menunggu “perkembangan”.

…saya akan mencalonkan kembali sebagai capres tahun 2009

Susilo Bambang Yudhoyono

“Ini kan masih akan ada pemilu legislatif. Masih banyak terjadi perkembangan, dinamika di Partai Golkar dan dan di diri Pak JK (Jusuf Kalla, red) sendiri,” kata Yudhoyono yang memiliki kendaraan politik Partai Demokrat.

Yudhoyono adalah presiden pertama RI yang dipilih melalui pemilihan presiden langsung.

Seperti diwartawan Reuters, hasil suatu jajak pendapat yang dipublikasikan bulan Agustus menunjukkan, Megawati Sukarnoputri sedikit lebih unggul atas Yudhoyono, dengan 28 persen responden menyatakan mereka akan memilih Megawati dan 27 persen akan mendukung Yudhoyono.

Jajak pendapat terpisah bulan Juli, 26,3 persen responden menyatakan akan memilih PDI-P, sedangkan, sedangkan 24,6 lagi akan memilih Partai Golkar. Sedangkan, Partai Demokrat mendapat dukungan 11,2 persen responden dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 9,1 persen.

sumber; BBC Indonesia

September 29, 2008 Ditulis oleh stenlymandagi | Politik | , , , , | No Comments Yet

Ketegangan Dibalik Video Conference Presiden SBY

Jakarta – Suasana ruang utama Istana Negara Jumat malam (12/5/2008) terlihat berbeda. Dua televisi plasma giant screen berukuran 50 inch tertata rapi. Di depannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono duduk dengan serius, mengenakan setelan jas berwarna biru tua.

Presiden didampingi Menlu Nur Hasan Wirajuda dan Meneg Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar. Ya, malam itu selama satu setengah jam presiden melakukan video conference (vicon) dengan Sekjen PBB Ban ki Moon yang berada di New York, Amerika Serikat. Di seberang benua, juga ada PM Polandia Donald Tusk, PM Denmark Anders Fogh Rasmussen dan Deputy Executive Secretary Kanselir Jerman, Richard Kinley.

Mereka berada di ibukota negara masing-masing. Para pemimpin planet bumi itu membicarakan soal perubahan iklim dunia yang makin mengkhawatirkan.

Di Jakarta, di belakang layar, sekitar sepuluh teknisi dari PT Telkom tampak sibuk berjaga. Meski sudah melakukan gladi, dan memastikan semua berjalan baik, ketegangan terlihat di wajah para teknisi terbaik Telkom itu.

General Manager Divisi Enterprise PT Telkom, Henry Christiadi mengungkapkan, untuk acara mega penting itu tak boleh ada kesalahan. Semua masalah teknis harus dipastikan berjalan baik dengan level garansi zero error. “Beberapa teknisi Telkom sampai-sampai lupa berbuka puasa. Tapi ini demi tugas negara,” ujarnya.

PT Telkom memanfaatkan kolaborasi teknologi ISDN (Integrated Service Digital Network) dan IP (Internet Protocol) agar komunikasi berlangsung real time. Sebagai penghubung para pembicara, sebuah master control unit (MCU) yang berada di Genewa, Swiss menjadi bridging sekaligus pengatur arus informasi.

Untuk sampai pada koneksi ke MCU, Telkom menggunakan Gate Internasional 007. Dari Jakarta, dengan menggunakan fiber optic bawah laut ke Hongkong, kemudian dihubungkan ke Amerika, baru ke Genewa. “Kami memilih rute paling baik dan aman. Boleh dibilang, koneksi vicon ini menjadi prioritas pengaturan trafik,” ungkap Andry Yunianto, Account Manager PT Telkom.

Agar lebih aman dari gangguan, vicon ini juga mengimplementasikan konfigurasi sistem congestion. Jadi, koneksi ISDN 3 BRA (setara 384 kbps) dari Istana Negara memanfaatkan dua sentral telepon yang berbeda, Sentral Gambir dan Semanggi (sebagai back up).

Masing-masing sistem diintegrasikan dengan dua perangkat ISDN yang hot standby. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk terjadinya gangguan koneksi pada senteral utama. “Kerja keras selama tiga hari tim teknisi terbayar. Presiden SBY sungguh puas dengan support teknologi vicon yang Telkom berikan,” klaim Henry.

sumber:detikinet

September 16, 2008 Ditulis oleh stenlymandagi | Teknologi | , , , , , , , , , , | No Comments Yet

SBY Panen SMS Tragedi Zakat Pasuruan

Jakarta – Seperti biasa setiap terjadi peristiwa tragis, Presiden SBY kebanjiran SMS, baik yang bernada simpati maupun caci maki. Khusus tragedi Pasuruan, hingga tengah malam tadi ada 20an SMS yang diterimanya.

Hal ini diungkapkan SBY saat membuka sidang kabinet paripurna, Selasa (16/9/2008) di Kantor Presiden, Jakarta. “Ada lebih dari 20 SMS yang mengait ke kasus Pasuruan. Ada yang emosi, konstruktif, jernih ada yang langsung memaki-maki presiden dan pemerintah. Tapi inilah potret masyarakat kita,” papar SBY.

Presiden kemudian membacakan beberapa SMS yang diterimanya tersebut. Tentu saja SMS yang berisi caci maki tidak termasuk yang dia bacakan. “Kalau yang mengirim SMS itu menjalankan puasa, saya kira batal puasanya karena kasar sekali bahasanya,” komentar SBY.

Menteri Perindustrian Fahmi Idris rupanya penasaran dengan isi SMS kasar tersebut. Dia pun meminta presiden untuk membacakan salah satunya saja. Namun permintaan itu ditolak SBY.

“Lebih baik tidak saya bacakan, nanti para menteri ikut emosi. Biar saya saja yang baca dan kendalikan dari sini. Yang dicacimaki bukan Pak Fahmi, tapi saya,” jawab SBY kalem.

sumber: detikinet

September 16, 2008 Ditulis oleh stenlymandagi | Kriminal, Teknologi, Tragedi | , , , , | No Comments Yet

Wapres: Cucu SBY Cantik!

Jakarta Wakil Presiden Jusuf Kalla menjenguk menantu dan cucu Presiden SBY, Senin (18/8/2008). Menurut JK, cucu pertama SBY cantik.

JK dan istrinya Mufidah Jusuf Kalla tiba di Rumah Sakit Pondok Indah sekitar pukul 13.00 WIB. Kurang lebih 20 menit, JK berada di dalam rumah sakit.

Usai menjenguk, JK memberikan keterangan kepada wartawan di depan lobi rumah sakit. “Bapak Presiden SBY dan ibu sangat bahagia punya cucu. Anaknya sehat sekali, cantik,” tuturnya.

JK yang mengenakan batik abu-abu itu kemudian ditanyai perihal siapakah nama cucu pertama SBY. Sayangnya ia menolak memberi jawaban.

“Biarlah nanti Mas Agus (suami Annisa Pohan-red) yang jelaskan,” elaknya.

Ketika menjenguk menurut JK, Annisa tengah bersama putrinya yang lahir tepat di Hari Kemerdekaan. Pada cucu SBY, JK mengaku hanya memberikan hadiah doa.

“Doa supaya sehat, selamat,” tandasnya seraya memasuki mobil pribadinya VW Caravel bernomor polisi B 1815 ZF.\

sumber: detikhot

Agustus 18, 2008 Ditulis oleh pewartaberita | Entertaiment | , , , , , , | No Comments Yet