Arsip

Posts Tagged ‘siswi’

Video Mesum Anak SMP: Boltim Membara!!!

Februari 9, 2009 14 komentar

Bolmong Timur-Posko Manado

Untuk kesekian kalinya, kasus rekaman video mesum beredar luas di masyarakat. Adegan laik sensor yang memperlihatkan sepasang sejoli yang sedang memadu kasih tersebut kali ini menggegerkan warga Bolaang Mongondow Timur, tepatnya warga yang bermukim di sekitar Kecamatan Modayag.

Adalah WD alias Dari (14) warga desa Liberia Timur, siswi sebuah SMP di Modayag dengan sopir angkot yang akrab disapa Unyil (20-an), warga desa Moyongkota, Kecamatan Modayag. Dalam adegan berdurasi sekitar 2 menit tersebut, jelas terlihat sepasang insan berlainan ini duduk di kursi paling belakang angkot yang tengah berjalan. Sedangkan irama pengiring sepanjang perjalanan asmara itu adalan ST12 Puspa dan Seventeen, yang diputar dari DVD player. Kuat dugaan, rekaman tersebut telah beredar di masyarakat, dan dihargai Rp. 2.000,- untuk sekali kirim via bluetooth. Rekaman tersebut diduga dilakukan oleh teman Unyil yang menumpang pada mobil yang sama.

Meski tidak sampai berhubungan badan, namun materi rekaman tersebut cukup membuat orang yang melihatnya ngeri sendiri. Apalagi, si perempuan dalam adegan itu terlihat lebih agresif ketimbang pasangannya. Beberapa kali keduanya terlihat bercumbu mesra. Juga terlihat adanya adegan di mana si gadis SMP menggigit pasanyannya hingga kesakitan tapi sangat menikmati dengan raut muka senang. Begitu pun sebaliknya.

Belakangan, rekaman tersebut menjadi persoalan hukum setelah orang tua si gadis melaporkan kasus tersebut ke polisi. Pasalnya, rekaman tersebut telah dikomersilkan.

Kapolsek Modayag AKP Effendi Tubagus yang dikonfirmasi koran ini, membenarkan kasus rekaman tersebut. Dia juga tidak menampik bahwa orang tua si gadis sudah melaporkannya ke polis.

Untuk kasus ini, lanjut Tubagus, pelaku yang menyebarkan rekaman adegan tersebut serta pelaku dalam video itu akan terkena UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, yakni pasal 290 ayat 2e tentang perbuatan cabul dengan ancaman maksimal 15 tahun dan 7 tahun penjara.

Heboh, Video Mesum Siswi SMA Bangkalan

Oktober 18, 2008 1 komentar

Bangkalan, (ANTARA News) – Video mesum salah satu siswi SMA, yang menghebohkan warga Bangkalan, Madura, Jawa Timur kini mulai diperjualbelikan.
Ini karena banyak pemilik HP yang penasaran dengan kabar tersebut. Mereka umumnya ingin menyaksikan secara langsung. Seperti yang diakui Slamet (23) warga jalan raya Kamal Bangkalan, Senin.
Untuk mendapatkan rekaman video yang diberi judul “Nganlaok Membara” tersebut, ia mengeluarkan uang Rp20 ribu kepada temannya yang sudah lebih dulu memilikinya. Jika tidak, video mesum yang membuat penasaran warga Bangkalan untuk melihatnya itu, tidak akan ditransfer secara cuma-cuma.
“Karena penasaran dan ingin tahu, saya terpaksa memberi uang. Saya minta dengan cuma-cuma tidak dikasih,” kata Slamet menjelaskan.
Dilihat dari sudut pengambilan, video mesum siswi salah satu SMA sengaja diambil oleh lawan jenisnya saat mereka berhubungan badan. Oleh karenanya, gambarnya monoton dan hanya tertuju pada satu objek siswi SMA tersebut.
Slamet menambahkan, peredaran video mesum NA, siswi salah satu SMA di Bangkalan, warga Desa Arosbaja, Kecamatan Arosbaja itu, kini bukan hanya melalui ponsel, tapi sudah ada yang dicetak melalui VCD.
“Kalau yang berupa VCD itu belum saya dapatkan. Kabarnya memang ada rental yang menyediakan hal itu. Tapi secara sembunyi-sembunyi,” katanya menjelaskan.
Kapolsek Arosbaya, AKP Bidarudin sebelumnya menyatakan, polisi sudah melakukan penyelidikan, tapi hingga kini belum berhasil menangkap oknum pengedarnya.(*)

sumber: ANtara

Perbuatan Mesum Guru Terhadap Siswi (Kembali) Terjadi di Manado

Agustus 29, 2008 Tinggalkan komentar

Siswi Madrasah Digauli Oknum Guru Agamanya di Kamar Hotel
Terjadi berulang kali, Korban diancam dibunuh dan dilarang bergaul dengan lelaki lain.

Manado-Seorang siswi salah satu madrasah yang terletak di Kecamatan Tuminting Manado, sebut saja Mawar, digauli oknum guru agamanya yang berinisial AS. Bahkan, korban yang baru berusia 16 tahun ini mengaku telah berulang kali diperkosa lelaki beristri yang bergelar sarjana agama itu, di sejumlah hotel melati di Manado.

Akibat laporan pemerkosaan itu, lelaki AS diamankan di Mapolsek Tuminting. Selasa (26/08). Dan Rabu (27/08) kemarin, sekitar pukul 12.00wita, AS dijemput polisi dan digelandang ke Mapoltabes Manado. Hingga tadi malam, sekitar pukul 19.00wita, guru agama itu masih diperiksa di Unit RPK Satuan Reskrim Poltabes Manado.

Wakapoltabes Manado, AKBP Hendra Supriatna, ketika dikonfirmasi kemarin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, lelaki AS dan korban Mawar sementara dimintai keterangan oleh penyidik. Karena dugaan aksinya itu, kata Wakapoltabes, AS diancam dengan KUHP pasal 289 dan 290 dengan ancaman hukuman penjara hingga 7 tahun.

Sementara itu, dari informasi yang dirangkum METRO di Mapoltabes Manado, korban pertama kali diperkosa pada tanggal 31 Desember 2007 silam. Korban yang diketahui warga salah satu kelurahan di Kecamatan Malendeng Manado itu, dilaporkan digauli secara paksa di bawah ancaman.

Peristiwa itu terjadi di Hotel Mitra yang terletak di Kelurahan Ketang Baru, Kecamatan Singkil, Manado. Di salah satu kamar, korban-sebagai anak didik yang seharusnya diajar dengan norma-norma kesusilaanmalah-digarap secara tak senonoh. Sumber menyebutkan, aksi itu berjalan mulus setelah tersangka mengelabui korban dengan alasan akan mengajaknya untuk urusan sekolah. Tanpa diduga, korban malah di giring ke Hotel Mitra dan diperkosa di bawah ancaman akan dibunuh.

Perbuatan terlarang itu, rupanya tak redup di situ saja. Di waktu-waktu berikutnya, tersangka terus menyetubuhi korban di sejumlah hotel melati di Kota Manado. Setiap beraksi, tersangka selalu mengancam korban agar tidak membocorkan hal itu kepada orang lain.

Tak hanya itu, korban mengaku dilarang oleh AS untuk bergaul dengan lelaki lain. Jika diketahui korban bergaul dengan lelaki lain, Mawar pun dicekik dan kembali diancam untuk dibunuh.

Peristiwa ini akhirnya terbongkar ketika orang tua korban datan mengunjungi anaknya yang tinggal di asrama madrasah tersebut. Perilaku korban telah berubah. Setelah didesak, korban akhirnya mengaku telah berulang kali diperkosa oleh guru agamanya. Sontak saja, pengakuan korban ini langsung dilaporkan ke Mapolsek Tuminting. Selasa (26/08) lalu, kasus ini telah selanjutnya ditangani Poltabes Manado.

Suber: Harian Metro Manado (28/08/2008)

..komen dikit: Ada ga ya video mesumnya? Siapa tahu saja si pak guru sempat kepikiran membuat videonya…:-)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.