Beranda > Serba-Serbi > Sriwijaya Air Tergelincir di Jambi, 11 Orang Terluka

Sriwijaya Air Tergelincir di Jambi, 11 Orang Terluka

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor lambung SJ 062 Boing 737 – 200, tergelincir saat mau mendarat di bandara Sultan Thaha, Jambi, Rabu sore. Akibatnya 11 orang dilarikan ke rumah sakit.

Para korban terdiri dari enam orang penumpang, yakni Nakoto To Chigi, 40 tahun, warga Jepang, Didin Rasidin, 53 tahun, asal Jambi, Ambo Upek, 29 tahun, asal Kualatungkal, Jambi, Binyan A, dari Jambi, Nirwan Yahya, 36 tahun, asal Merangin, Jambi, dan Eko Priyani, 45 tahun, dari Jambi.

Dua korban berikutnya adalah pramugari, bernama Putri Mei Dadrayana, 21 tahun dan Lady, 32 tahun. Keenam penumpang dan dua pramugari mengalami luka memar dan lecet di beberapa bagian tubuh mereka.

Tiga korban lainnya adalah satu keluarga petani yakni Seno, 50 tahun, kondisinya kritis dengan kedua kaki patah dan dua buah jari tangan terputus, Pasri berusia 40 tahun (istri Seno), dan Rahmat Sadikin berusia 4 tahun (anak Pasri dan Seno). Ketiganya terkena seruduk pesawat saat istirahat di pondok, tak jauh dari lokasi pesawat tergelincir.

Semua korban saat ini mendapat perawatan di Rumah Sakit Asia Medika Jambi.

Berdasarkan keterangan para penumpang, pesawat Sriwijaya Air yang berpenumpang 125 orang tersebut berangkat dari Bandara Sukarno-Hatta sekitar pukul 15.15 WIB. Sekitar satu jam kemudian akan mendarat di Bandara Sultan Thaha Jambi. Namun landasan pesawat di Bandara Sultan Thaha licin karena baru saja diguyuri hujan lebat.

Rem pesawat Sriwijaya Air yang dikendalikan kapten pilot Sujana tidak berfungsi baik. Akibatnya, pesawat melewati batas landasan bandara dan tergelincir hingga mencapai sekitar 250 meter ke arah jurang yang kedalamannya lima meter.

Nirwan Yahya, seorang penumpang pesawat Sriwijaya Air itu, mengatakan pesawat sedikit oleng saat mendarat. “Rem terasa tidak berfungsi dengan baik,” kata anggota DPRD Kabupaten Merangin yang lutut kirinya lecet.

Semua penumpang kini sudah diamankan. Namun pesawat belum dievakuasi dan kondisinya pun rusak. Satu bagian sayapnya patah.

Akibat kejadian ini, semua pesawat yang akan berangkat dan menuju Jambi ditunda karena masih dalam upaya pembersihan landasan pesawat. Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, keberangkatan para penumpang Sriwijaya Air dari Jambi menuju Jakarta ditunda hingga pukul 08.45 WIB, Kamis pagi (28/8).
sumber: TempoInteraktif

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: