Beranda > Kriminal > Haji Syaikhon dan Anaknya Masih Diperiksa

Haji Syaikhon dan Anaknya Masih Diperiksa

September 16, 2008 Tinggalkan komentar Go to comments

Liputan6.com, Pasuruan: Polisi masih memeriksa Haji Syaikhon dan anaknya serta 18 saksi dalam insiden pembagian zakat yang menewaskan 21 orang di Pasuruan, Jawa Timur. Namun belum seorang pun ditetapkan menjadi tersangka. Sementara Kepolisian Daerah Jawa Timur melakukan gelar perkara secara tertutup menyelidiki insiden ini.

Saat ini seluruh korban tewas sudah dimakamkan. Sedangkan 12 korban luka masih dirawat di Rumah Sakit Umum Dokter Sudarsono. Biaya pengobatan korban ditanggung Pemerintah Kota Pasuruan. Umumnya korban mengeluh sesak napas dan sakit di sekujur tubuhnya [baca: Menag Menyayangkan Insiden Pasuruan].

Praktik menyalurkan zakat dengan mengundang fakir miskin ke rumah sang pemberi atau muzaki seperti menjadi tren yang jumlahnya cenderung meningkat. Berdasarkan catatan SCTV, sepanjang Ramadan tahun lalu lebih dari tujuh kasus di berbagai daerah yang berujung ricuh bahkan merenggut nyawa.

Berbagi rezeki dari si kaya kepada kaum papa tentu positif. Apalagi jumlah penduduk miskin di Indonesia masih tinggi. Merujuk data Badan Pusat Statistik, angka kemiskinan 2008 adalah 34,96 juta orang. Angka ini lebih besar disampaikan tim Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia. Namun yang menjadi masalah lagi-lagi adalah caranya.

Penyaluran zakat langsung tak lepas dari kurang percayanya warga terhadap lembaga penyalur zakat. Penelitian Center for The Study of Religion and Culture Universitas Islam Negeri Jakarta menunjukkan, potensi zakat setiap tahunnya mencapai Rp 19,3 triliun. Namun yang terserap lembaga amil zakat hanya 10 persen.

Dompet Dhuafa adalah pengecualian. Lembaga pengelola dan penyalur zakat ini mampu menepis ketidakpercayaan warga terhadap lembaga amil zakat. Kini, Dompet Dhuafa memiliki 30 ribu muzaki tetap. Dana yang terhimpun tak cuma disalurkan berupa uang tapi dimanfaatkan untuk pemberdayaan umat.

sumber: Liputan6

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: