Beranda > Daerah, Lifestyle > Sex On The City

Sex On The City

September 16, 2008 Tinggalkan komentar Go to comments

GELIAT WARIA DI BELANTARA IBUKOTA

Terancam Razia Polisi, Operasi di Pagi dan Sore

Tak ada yang mau lahir sebagai waria Ketika kenyataan bicara lain, Jati diripun dicari Bersama komunitas pilih Hidup Mandiri ….
KEBERADAAN mereka memang terus menjadi kontroversi. Ada sebagian masyarakat yang sudah menerimanya. Tetapi banyak juga yang tetap menolak, dengan alasan tidak ada strata di masyarakat bagi mereka.

Tetapi rupanya mereka sangat menyadari keadaan ini. Karena itu, para waria (wanita pria) memilih hidup sendiri, dan berusaha hidup dari jerih payahnya, walaupun harus berhadapan dengan dunia. Ada yang memilih buka usaha salon namun ada pula yang masih senang di ‘jalan’.
Dan rupanya ‘cerita sedih’ para PSK juga menjadi bagian mereka. Karena, masih banyak yang berada di jalanan, mereka pun menjadi target operasi polisi. Bukan sekali dua kali, para waria ini ditangkap polisi dan diberikan pembinaan. Namun selama belum menemukan sesuatu yang cocok, banyak yang memilih tetap mengais rezeki di jalan.
Dan beberapa hari terakhir, operasi pemberantasan ‘penyakit masyarakat’ dalam rangka menghormati bulan puasa, dengan target PSK, Waria dan Miras, rupanya mulai tak kelihatan hasilnya. Khusus untuk waria. Seolah ingin mengikuti jejak teman sejawat mereka (para PSK) yang berhasil menyelamatkan diri, waria pun telah berupaya mencari jalan keluar dari kejaran aparat keamanan, Nah mau tahu ?.
Kalau biasanya, mereka berlenggak-lenggok cantik nan menawan di malam hari saat melakukan ‘penawaran’ , kini anda pasti bertanya-tanya dimana gerangan sang ‘kumbang’ malam itu pergi dan menghilang.
Kalau biasanya kita dapat menemukan mereka di beberapa tempat seperti, Taman Kesatuan Bangsa (TKB), ruas jalan Boulevard, serta ruas jalan Sarapung kini anda juga harus bertanya jika tidak lagi menemukan mereka di tempat terbuka seperti itu.
Para waria kini mulai beroperasi di pusat-pusat keramaian. Salah satu tempat yang berhasil di pantau oleh wartawan koran ini adalah di kawasan ITC Marina Plaza. Hanya saja, mereka tidak lagi menggunakan jam malam melainkan mulai ‘gentayangan’ di pagi dan sore hari.
sumber:Posko Manado

Iklan
  1. Oktober 30, 2015 pukul 3:54 pm

    Secara sederhana kata Waria mengandung arti “wanita Pria”.. Seorang wanita tentunya memiliki sifat femina sebagaimana sifat dan sikap bawaan yang melekat secara harfiah, dan lelaki juga demikian memilki sifat maskulin sebagai sejatihnya seorang yang disebut pria. dari dua sifat yang dimiliki oleh dua manusia (wanita dan lelaki) maka memiliki karakter yang benar-benar berbeda. perbedaan karakter itulah yang menjadi pelengkap wanita disisi lelaki dan sebaliknya seorang lelaki disisi seorang wanita. dari alasan ini justru kebahagiaan yang hakiki akan didapat oleh setiap orang. Namun bagaimana dengan kata Waria yang membuat masyarkat resah?? apa itu waria dan siapa saja bisa disebut waria?? Seseorang yang menyandang status sebagai wanita dan lelaki, maka sudah tentu dalam dirinya terdapat dua sifat ini secara biologis. kebutuhan nafsu biologisnya akan dipenuhi dari dua perlakuan atas dirinya (waria). wanita tentunya membutuhkan lelaki dalam memenuhi sahwatnya dan jika lelaki maka tentu membutuhkan seorang wanita (suami-istri) tetapi manusia Waria akan memenuhi kebutuhan tersebut dengan dua perlakuan terhadap fidik dan rohaninya maka jagang heran manusia Waria akan bertindak diluar batas kewajaran sebagai manusia (hubungan seks sesama lelaki dan kepada wanita secara bergantian). lalu siapa Waria itu? ada Waria yang benar-benar waria dan ada waria palsu (menyamar) bagi waria palsu dimohon untuk tidak melanjutkanya sedangkan yang waria asli, wajib mendapat bimbingan dari pemerintah dan masyarakat karena waria yang asli, memang sudah menjadi takdir baginya. terima kasih semoga bermanfaat.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: