Beranda > Kriminal > Jaksa Agung Copot Kajari Tilamuta Gorontalo

Jaksa Agung Copot Kajari Tilamuta Gorontalo

Jakarta – Rekaman ancaman meminta upeti dari Pemkab Boalemo, Gorontalo, berujung pencopotan Ratmadi Saptondo sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tilamuta Gorontalo. Dalam rekaman itu Ratmadi kecewa diriya tidak mendapat upeti setara polisi.

“Jadi kemarin sudah saya keluarkan surat keputusan Jaksa Agung untuk mencopot Kepala Kejaksaan Negeri tersebut. Sudah saya tanda tangani, jadi saya copot jabatannya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tilamuta,” ujar Jaksa Agung Hendarman Supandji.

Hendarman mengatakan hal itu usai meresmikan warung kejujuran ke-1.000 di SMUN 42 Halim Perdanakusuma, Jl Rajawali Raya, Jakarta Timur, Rabu (15/10/2008).

Hendarman juga sudah memerintahkan jajaran Jamwas Kejagung yakni pengawasan fungsional untuk melakukan pemeriksaaan kepada Ratmadi.

Hendarman menambahkan, hukuman untuk Ratmadi tergantung tingkat kesalahannya. “Ada ringan, sedang dan berat, seperti pecat. Kalau yang lebih lagi disidangkan kalau ada buktinya, tapi itu tergantung nanti alat buktinya,” jelas Hendarman.

Kasus ini merebak setelah rekaman pembicaraan antara Ratmadi dengan kepala panitia lelang Pemda Boalemo Subhan Umar beredar luas di masyarakat. Dalam rekaman tersebut, Kajari mengungkapkan kekesalannya pada bupati dan sejumlah kepala dinas terkait tidak memperoleh upeti setara polisi.

Dalam rekaman itu, Ratmadi tidak mau jika diberi uang di bawah Rp 50 juta dari kepala dinas PU Kimpraswil Boalemo, Gorontalo.

Ratmadi lalu mengancam akan menangkap sejumlah kepala dinas terkait di daerah tersebut yang terindikasi sebagai pelaku korupsi dalam beberapa proyek.

sumber: detik news.com

Iklan
  1. Oktober 16, 2008 pukul 3:16 pm

    Kepla keJaksaan harusnya jadi panutan anak buahnya kok seperti itu. Jaksa Agung seharusnya memberhentikan jaksa semacam itu bukan mutasi jadi jaksa tanpa job

  2. Oktober 21, 2008 pukul 10:07 am

    Jujur saya hanya bisa mengucapkan kata “MALU”…Malu dengerin percakapan itu, malu karena saya juga warga Adyaksa………Bener bener gak ada insyafnya….Cobalah berkaca dari masalah2 yang lampau….Gak ada Takutnya jadi orang…..Malu malu in

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: