Beranda > Politik > KPK Panggil Sekretaris Daerah Manado

KPK Panggil Sekretaris Daerah Manado

MANADO-ManadoPost— Pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dugaan penyimpangan APBD Kota Manado 2006 terus berlanjut. Kemarin, KPK Sekkot Manado Ir GSV Lumentut MSi mendadak dipanggil untuk dimintai keterangan. Lumentut tiba di Mapolda Sulut sekitar pukul 16:00 Wita.
Saat ditanyai kenapa KPK memanggil mendadak, Lumentut menyatakan hanya memberikan keterangan. ”Saya belum tahu soal apa. Tadi mereka menghubungi saya hanya melalui telepon selular, tanpa memberitahukan soal apa,” ujarnya.
Sebelum kedatangan Lumentut, KPK memeriksa pihak Bank Sulut. Jefry Salilo, salah satu karyawan BS ditemui koran ini saat lagi rehat dari pemeriksaan dan sedang mengisap sebatang rokok menyatakan, pemanggilan KPK terkait transaksi Pemkot Manado selama 2006 di Bank Sulut. ”Kami hanya diminta untuk klarifikasi transaksi Pemkot,” singkatnya.
Saat ditanya, apakah pemanggilan KPK terkait rekening Pemkot Manado yang lebih dari satu, ia menyatakan itu rahasia Bank. ”Kami tidak bisa mengomentarinya, karena itu merupakan rahasia Bank,” ujarnya yang langsung masuk kembali ke ruang pemeriksaan.
Kemarin, KPK juga memeriksa beberapa saksi. Yakni Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Otniel Konjansouw yang tiba pukul 12:30. Otniel saat 2006 menjabat sebagai Kadis PU Kota Manado. Saat ditanyai keterkaitan dirinya dengan dugaan korupsi, ia tidak memberikan komentar apapun.
KPK juga memeriksa Wilson Sinadia, mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Manado. Ia pun enggan memberikan tanggapan soal pemanggilan dirinya. Juga, mantan Kadis Tibum 2006 Jemmy Kowaas turut dimintai keterangan. ”Terkait dengan pengelolaan dana Tibum 2006,” ujarnya.
Terlihat pula Kabag Hukum Pemkot Oehlers Julises mendatangi Mapolda sekitar pukul 14:00. Hanya sesaat memasuki ruang pemeriksaan dengan membawa beberapa data, ia langsung keluar. ”Saya hanya diminta mengantarkan sejumlah data yang diperlukan dalam pemeriksaan,” ujarnya.
Selain itu, KPK juga memeriksa Kadis Pemuda dan Olahraga Haefry Sendou, saat 2006 menjabat sebagai asisten manajer Persma. Ia mengungkapkan, pemanggilan dirinya terkait pengelolaan dana Persma. ”Yang jelas uang miliaran rupiah tersebut, saya tidak mark up,” ujarnya tanpa menyebutkan besaran nominal dana Persma.
Sementara, untuk kesekian kalinya KPK memanggil Sekretaris Pribadi Wali Kota Manado Donald Supit dan Kabag Keuangan Pemkot Manado Wenny Rolos. Keduanya bersikukuh tidak memberikan keterangan soal pemeriksaan. (cw-06)

Iklan
Kategori:Politik Tag:, , ,
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: