Beranda > Politik > Pemilu 2008, Pemilu Bersejarah di AS

Pemilu 2008, Pemilu Bersejarah di AS

Setelah kampanye yang panjang, dan paling mahal dalam sejarah pemilihan AS, rakyat AS akan memberikan suara untuk memilih presiden ke 44.

John McCain dari Partai Republik dan calon Partai Demokrat, Barack Obama sudah kembali ke daerah asal mereka, Arizona dan Illinois, untuk kampanye terakhir dan memberikan suara. Obama sejauh ini memimpin di jajak pendapat dan diperkirakan akan tercapai rekor jumlah pemilih terbesar di Amerika Serikat.

Dalam pemungutan suara pertama, Obama mengalahkan McCain dengan 15 suara dan 6 suara di Dixville Notch, New Hampshire. Kota itu selama 60 tahun belakangan menjadi daerah pertama yang memberikan suara dan mulai membuka tempat pemungutan suara tengah malam dengan partisipasi warga 100%. Tahun 2004 lalu, George W. Bush menang di kota ini dalam pemilihan untuk masa jabatan keduanya. Kemenangan Demokrat di kota ini merupakan pertama kalinya dalam waktu 40 tahun belakangan.

Palin tidak bersalah dalam dugaan penyalahgunaan wewenang

Kedua calon presiden yang bersaing menghabiskan hari-hari akhir yang melelahkan Senin kemarin dengan berkunjung ke beberapa negara bagian penting.

Senator McCain menyelesaikan maraton di 7 negara bagian dan mendesak pendukungnya untuk berjuang meraih kemenangan.Sementara itu Senator Obama dalam kampanye terakhirnya di Virgina mengatakan kepada para pemilih bahwa dia punya satu kata; ‘Esok.’

Pada malam menjelang pemungutan suara, calon wakil Presiden Sarah Palin dinyatakan tidak bersalah dalam penyelidikan Badan Sumber Daya Alaska sehubungan dengan kemungkinan pelanggaran Undang-undang Etika di negara bagian itu.Sebuah laporan terpisah bulan lalu menyebutkan dia menyalahgunakan wewenang sebagai gubernur dengan mengijinkan suami dan stafnya menekan pejabat hukum Alaska untuk memecat mantan iparnya.

Sarah Palin kemudian memecat Walt Monegan, Komisaris Keamanan Umum Alaska, namun membantah pemecatan itu disebabkan karena penolakan Monegan untuk memecat mantan suami adiknya.

Penghormatan pada nenek

Obama mengatakan neneknya sebagai batu landasan keluarganya. Sehari menjelang pemungutan suara, Senator Obama, menghadapi duka dengan wafatnya neneknya, Madelyn Dunham, pada usia 86 tahun.

Dalam sebuah pernyataan bersama adik tirinya, Obama menyebutkan neneknya sebagai “batu landasan bagi keluarga kami dan seorang perempuan dengan pencapaian istimewa, kekuatan dan kerendahan hati.”Dan Senator McCain bersama istrinya, Cindy, mengeluarkan pernytaan duka yang mendalam kepada Obama dan keluarga.

Di North Carolina, Obama tampil emosional ketika berbicara tentang neneknya, yang menurut Obama menghembuskan nafas terakhir dengan tenang dalam tidurnya.Dia kemudian menutup pidatonya dengan mengatakan kepada para pendukung di Manassas, Virginia, bahwa dia menganggap perjalanan panjang ke hari pemungutan suara sebagai kesederhanaan dan sekaligus pengayaan. “Anda kembali menggerakkan saya dan memberi inspirasi kepada saya. Kadang ketika saya sedang jatuh, kalian mengangkat saya kembali.”

Jajak pendapat yang dilakukan USA Today/Gallup yang diterbitkan Senin memperlihatkan pemilih cenderung mendukung Obama dengan selisih suara 11% dari McCain, yaitu 53-42%. Beberapa jajak pendapat nasional lain memperlihatkan Obama unggul antara 5% hingga 11%.

Namun beberapa faktor tampaknya mempengaruhi hasil jajak pendapat itu, seperti dilaporkan wartawan BBC, James Coomarasamy di Washington. Faktor tersebut antara lain warna kulit Obama mungkin membuat pemilih yang ikut jajak pendapat tidak ingin terkesan rasis, dan apakah para pemilih pertama yang ikut jajak memang akan memberikan suara di TPS.

<bbc-indonesia.com>

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. November 5, 2008 pukul 12:51 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: