Beranda > Kriminal > Sebelum Terjun Bebas, Grifith Konsumsi Narkoba

Sebelum Terjun Bebas, Grifith Konsumsi Narkoba

Gadis asal Tomohan yang tewas di Jakarta

Jakarta, KOMENTAR
Sebelum ditemukan tewas setelah terjun bebas dari Apartemen Mediterania Jakarta Kamis lalu, Grifith Mirizka (21) diduga telah mengkonsumsi narkoba. Pasalnya, di urine perempuan yang disebut-sebut asal Tomohon tersebut, mengandung empat zat psikotropika. Demikian hasil autopsi di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM).
“Dari pemeriksaan urin, dia psikotoprika positif. Dari urinnya juga ditemukan empat jenis zat psikotropika yang dia konsumsi,” ujar dokter forensik RSCM Mun’im Idris di kamar jenazah RSCM, Salemba, Ja-karta Pusat, Jumat (07/11).
Empat zat psikotropika itu antara lain ekstasi, amphetamine, shabu dan benzodia-zephim atau semacam obat tidur. “Saya sudah melaporkan lewat SMS ke Tanjung Duren (Polsek Tanjung Duren),” im-buh Mun’im.
Sedangkan dokter forensik lain Zulhasmar Syamsu mengatakan ada beberapa luka yang ditemukan pada tubuh perempuan berkulit putih tersebut. “Dari pemeriksaan luar ditemukan patah tulang, luka memar, luka lecet,” ungkap Zulhasmar.
Ada kemungkinan Grifith dibunuh? “Apakah dia bunuh diri atau dijatuhkan itu kan ada di tangan penyidik. Kemungkinan bunuh diri bisa, kemungkinan dibunuh juga bisa,” tandas Zulhasmar.
Sementara polisi sendiri me-nemukan sidik jari orang lain selain korban di TKP. “Ada (sidik jari). Tetapi data olah TKP masih di Polres,” ujar Kapolsek Tanjung Duren Kompol Jhoni Iskandar. Jhoni mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil otopsi Grifith dari pihak RSCM agar mengetahui penye-bab kematian korban. Sedang-kan CCTV Apartemen Mediterania belum diterima oleh polisi.
“Titik terang kita ada di situ (otopsi). Kita menunggu hasil otopsi dulu biar tahu apa penyebab kematiannya. Apa dia terkena benturan atau dicekik dulu sebelum jatuh. CCTV juga belum dikirim,” jelasnya.
Sejauh ini, lanjut Jhoni, pihaknya sudah memeriksa 4 saksi yakni dari security Apartemen Mediterania, Room Boy dan salah seorang teman korban yang dikontak korban terakhir sebelum meninggal.
“Pokoknya kita masih nunggu otopsi dulu. Dari keterangan saksi belum ada mengarah ada pelaku pembunuhan atau tidak. Belum tahu,” imbuhnya. Grifith sendiri ternyata baru pertama kali ke Jakarta. Sebe-lum ke Jakarta, dia bekerja di Makassar. Informasi ini diper-oleh dari seorang laki-laki yang diketahui kerabat jauh Grifith, ketika menenggok jenazah Grifith di RS Cipto Mangun-kusumo (RSCM), kemarin. “Dia datang dari Makassar. Dia di Makassar kerja di salon,” ujar laki-laki yang enggan dise-butkan namanya ini. Laki-laki yang bertinggi sekitar 170an dan mengenakan jaket kulit ini juga kurang mengerti berapa lama Grifith ada di ibukota.

Apakah di bawah sepekan? “Ya mungkin di bawah seminggu,” ujar pria berusia paruh baya itu. Sebelumnya ada juga perempuan paruh baya yang juga mengaku kerabat jauh Grifith. Mengenakan kemeja dan celana hitam, wanita paruh baya itu enggan ditanyai. “Saya nggak mau ngomong, kerabat jauh. Ntar aja ada omnya,” jawab wanita itu singkat.

TOMOHON
Sedangkan di Tomohon, kematian Grifith belum menghebohkan. Polres Tomohon pun belum mendapatkan informasi dari keluarga korban. “Kami memang telah mendengar adanya kematian gadis asal Kota Tomohon akibat terjatuh dari sebuah apartemen di Jakarta, tapi hingga malam ini (kemarin malam, red) belum juga mendapat informasi dari keluarga korban. Tapi dengar-dengar informasi dari mulut ke mulut, keluarga korban telah menuju ke Jakarta untuk menjemput mayat,” terang seorang anggota polisi yang meminta namanya tidak dikorankan.

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: