Beranda > Nasional, Teknologi > SBY: Kita Kehilangan Negosiator Cerdas

SBY: Kita Kehilangan Negosiator Cerdas

Jakarta, KOMENTAR
Berpulangnya Ali Alatas merupakan kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Pemerintah RI telah kehilangan salah seorang negosiator cerdas, handal, tangguh dan piawai mewakili kepentingan negara dalam perundingan di kancah internasional. Demikian disampaikan Presiden SBY dalam sambutannya dalam upacara militer pemakaman Ali Alatas di TMP Kalibata, Jakarta, Jumat (12/12).

“Sejarah mencacat dengan tinta emas prestasi beliau semasa hidupnya, salah satunya adalah penyelesaian masalah Timor Timur dengan PBB pada 1999,” ujar SBY.

Prosesi upacara militer pemakaman Ali Alatas dimulai tepat pukul 09.00 WIB kemarin. Tepat di belakang iring-iringan pengusung peti jenazah menuju tempat pemakaman, nampak Presiden SBY dan rombongan keluarga almarhum.

Usai pembacaan riwayat hidup mantan Menteri Luar Negeri, dubes RI untuk PBB dan ketua watimpres, jenazah diturunkan ke dalam liang lahat. Sebagai tanda penghormatan akhir terhadap Ali Alatas yang dianugerahi Bintang Mahaputera itu, pasukan melepas satu kali tembakan salvo dan diikuti dengan pelipatan bendera Merah Putih yang sebelumnya menaungi liang lahat.

Tabur bunga pertama kali dilakukan oleh istri dan anak-anak almarhum. Menlu Hassan Wirajuda dan Ny Ani Yudhoyono menyusul kemudian. Upacara ditutup dengan peletakan karangan bunga duka oleh Presiden SBY diikuti Ny Ali Alatas.

Sementara Mayjen Purn AT Paruntu kepada Komentar mengatakan, Ali Alatas adalah diplomat Indonesia yang hampir menjadi Sekjen PBB, kalau saja Kofi Anan tidak menjabat untuk kedua kalinya.

‘’Dia juga peletak dasar perdamaian di Kamboja bersama Prancis dengan lebih dahulu mengirim misi rahasia,’’ kata Paruntu yang terlibat langsung dalam pengiriman tersebut, di mana dirinya yang masih berpangkat kolonel dan menjabat Athan RI di Vietnam, seizin Jakarta menemui Pangab Kamboja di Pnomppenh, untuk menerima pasukan pemelihara perdamaian PBB yang kemudian disebut UNTAC.

‘’Dia juga yang negosiasi perdamaian Tim Tim bersama Menlu Portugal dalam pertemuan rahasia di Bangkok, di mana dari TNI diwakili dari personel BAIS yakni saya sendiri,’’ ungkap Paruntu.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: