Beranda > Nasional > ‘Teroris’ Dilumpuhkan, Presiden dan Menlu Bebas

‘Teroris’ Dilumpuhkan, Presiden dan Menlu Bebas

Jakarta, KOMENTAR
Sekelompok teroris dilaporkan berhasil menguasai Bandara Halim Perdanakusuma, Minggu (21/12) kemarin. Mereka menyandera presiden dan menteri luar negeri yang baru saja mendarat di bandara tersebut. Sebelumnya, pesawat kepresi-denan RI ‘Kencana Air’ yang membawa rombongan presiden dan menlu tersebut mendarat di Halim sekitar pukul 09.30 WIB.

Lima orang teroris yang menyamar sebagai petugas bandara bergerak menuju pesawat dengan menggunakan mobil kargo. Begitu presiden turun, kelima teroris bersenjata itu langsung menyergap presiden dan menlu. Serentetan tembakan pun terdengar dalam peristiwa yang berlangsung cepat itu.

Drama penyanderaan pun dimulai. Presiden dan menlu diseret ke ruang VVIP Bandara oleh dua orang teroris. Sementara teroris yang lain masuk ke dalam pesawat dan membajaknya. Di dalam pe-sawat tersebut, mereka me-nyandera pilot, pramugari, dan pengawal presiden. Seki-tar 15 menit kemudian, sang pilot ditembak mati oleh teroris. Mayat pilot tersebut tampak dibuang dan nyangkut di tangga pesawat.

Negosiasi kemudian dilakukan antara teroris dengan aparat. Para teroris menuntut agar rekan-rekan mereka dibebaskan. Mereka juga menuntut uang sebesar US$ 100 juta dan meminta helikopter untuk meninggalkan bandara. Tapi keinginan itu tidak dipenuhi.

Satu unit pasukan antiteror TNI AU Detasemen Bravo (Den Bravo) dikerahkan. Den Bravo yang berjumlah sembilan personel itu melakukan infiltrasi dengan senyap ke ATC yang dikuasai tiga orang teroris. Sekitar pukul 11.00 WIB, para teroris tersebut dilumpuhkan tanpa tembakan.

Direbutnya ATC memungkinkan untuk pendaratan dua unit Den Bravo lainnya. Satu unit mendarat dengan helikopter dan bergerak untuk membebaskan presiden yang disandera di VIP room bandara. Sementara satu unit lainnya mendarat dengan dua pesawat Hercules. Unit yang terakhir ini bertugas menyerbu pesawat kepresidenan, yang juga dibajak teroris.

Benar saja, sekitar pukul 11.00 WIB dua pesawat Hercules itu mendarat dengan mulus. Pasukan Den Bravo keluar dari pesawat tersebut dan bergerak menuju pesawat kepresidenan ‘Kencana Airlines’ yang berjarak kurang lebih 300 meter. Sementara helikopter jenis superpuma melayang-layang di atas bandara beberapa saat kemudian. Sembilan personel Den Bravo bersenjata lengkap tampak turun dari helikopter itu dengan menggunakan tali.

Tidak diketahui secara pasti bagaimana proses penyelamatan presiden di VIP room. Akan tetapi, Den Bravo yang menaiki mobil Rantis dan Ransus dapat mengambilalih pesawat kepresidenan dengan cepat. Empat personel masuk ke dalam pesawat yang berisi rombongan presiden dan awak pesawat. Sementara yang lainnya, siaga di pintu depan dan badan pesawat.

Beberapa menit kemudian, tiga teroris yang berada di dalam pesawat dapat dibekuk. Mereka diseret keluar dengan tangan terborgol. Berbarengan dengan itu, sang presiden keluar dari VIP room dengan diapit sekitar enam petugas.

Para teroris baik yang sebelumnya membajak pesawat mau pun yang menyandera presiden digelandang menuju mobil khusus. Rombongan presiden diangkut dengan menggunakan bus. Sementara presiden dibawa menuju helikopter untuk meninggalkan bandara. Semuanya berjalan bersamaan dengan waktu sangat cepat untuk menghindari bom waktu yang kemungkinan dipasang teroris. Drama penyanderaan berakhir. Sejumlah aparat TNI AD kemudian menjaga pesawat tersebut.

Tak lama berselang, satu personel Gegana berseragam lengkap mendekat ke pesawat untuk melakukan sterilisasi.

Demikian skenario dalam Latihan Kesiapsiagaan dan Ketanggapsegeraan TNI-Polri dalam Penanggulangan Aksi Teror di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim), Minggu (21/12) kemarin. Simulasi seperti ini juga dilakukan di berbagai tempat lainnya, di antaranya di Hotel Sultan, di Bali dan Bandara Juanda Surabaya.

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: