Beranda > Dunia > Bisnis besar bagi ‘Pabrik sepatu Bush’

Bisnis besar bagi ‘Pabrik sepatu Bush’

Perusahaan yang menyatakan memproduksi sepatu yang dilemparkan ke arah Presiden Bush dalam konferensi pers di Baghad belum lama ini menyatakan, insiden itu mendongkrak bisnisnya.

Perusahaan Baydan Shoes yang berlokasi Turki tersebut mengatakan harus menambah staff untuk bisa memenuhi pesanan sepatu sejenis yang dilemparkan wartawan Irak.

Ketika wartawan Irak, Muntadzer al-Zaidi, melemparkan sepatu kulit warna hitam ke arah Presiden Bush, dia mungkin tidak membayangkan aksi itu mendongkrak bisnis sebuah perusahaan alas kaki Turki, kata Wartawan BBC Martin Vennard.

Namun, Baydan Shoes di Istanbul mengatakan telah menerima pesanan tambahan hingga puluhan ribu pasang sepatu sejenis.

Unjukrasa mendukung pelempar Bush

Menurut pemilik pabrik sepatu, Ramazan Baydan, sebuah perusahaan Amerika telah memesan 18.000 pasang, sedangkan 15.000 dikirim ke Inggris.

Sementara itu, distributor Inggris meminta dipercaya menjadi wakil penjualan untuk kawasan Eropa.

Namun, salah seorang saudara si wartawan pelempar sepatu mengatakan, dia yakin sepatu tersebut buatan Irak.

Durgham al-Zaidi mengecam orang-orang yang dia katakan mengeksploitasi aksi saudaranya demi keuntungan bisnis.

“Orang Suriah mengaku sepatu itu buatan Suriah, dan orang Tukri mengatakan buatan Turki. Sebagian lagi mengatakan, dia membeli sepatu itu di Mesir. Sepengetahuan saya, dia membelinya di Baghdad, dan itu buatan Irak,” kata Durgham kepada kantor berita AFP.

Sulit untuk memastikan asal sepatu yang dilemparkan ke arah Presiden Bush, sebab Zaidi sendiri ditahan sejak insiden 14 Desember itu, dan hakim yang menangani perkaranya, sepasang sepatu yang dilemparkan itu dihancurkan saat pemeriksaan keamanan pasca insiden.

Akan diadili

Manajer ekspor perusahaan itu, Oner Bogatekin mengatakan, pihaknya menambah 100 pekerja untuk memenuhi permintaan yang melonjak.

Muntadzar al-Zaidi
Muntadzar al-Zaidi melempar Presiden George Bush di Baghdad

Menurut Bogatekin, perusahaannya menerima pesanan dari seluruh dunia, mulai dari Eropa, Timur Tengah hingga Amerika Selatan.

Bogatekin mengatakan, minat terhadap sepatu tersebut meningkat hingga 4 kali lipat di Irak, dan perusahaan itu juga mengantisipasi pesanan dari Amerika Serikat.

Sepatu tersebut sebelumnya dinamai Model 271, namun setelah produk alas kaki itu menjadi berita besar, model sepatu tersebut dinamai sepatu Bush, atau sepatu Bye-Bye Bush.

Bogatekin mengatakan, perusahaannya menyadari bahwa produknya digunakan untuk melempar Presiden Bush setelah mendapat laporan dari staffnya yang mengikuti berita.

Kami melihatnya di video dan di koran, kata Bogatekin, dan karena perusahaan tersebut telah memproduksi sepatu jenis itu selama 10 tahun, mereka bisa mengenali sepatu buatan mereka.

Dia menambahkan, perusahaan tempat dia bekerja sangat senang atas publikasi yang diperolehnya, dan dia mengatakan, sepatu tersebut tidak akan mendatangkan ancaman serius bagi Presiden Bush. Pasalnya, demikian katanya, sepatu itu tidak berat.

Muntadar al-Zaidi dielu-elukan seperti pahlawan oleh sebagian kalangan di Timur Tengah dan beberapa kawasan lain karena melemparkan sepatunya ke Presiden Bush dalam konferensi pers pada 14 December.

Aksi tersebut dianggap sebagai penghinaan serius di dunia Arab.

Dia juga menyebut Bush “anjing”, dan dia bertindak atas nama “para janda dan yatim pitau, dan orang-orang yang terbunuh di Irak.”

Muntadzar al-Zaidi akan diadili pada 31 Desember dengan tuduhan melakukan “penyerangan terhadap kepala negara asing”, yang bisa dijatuhi hukuman penjara hingga 15 tahun.

Iklan
Kategori:Dunia
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: