Beranda > Daerah > Tes Kesehatan Bisa Gugurkan CPNS yang Lulus

Tes Kesehatan Bisa Gugurkan CPNS yang Lulus

Tomohon, KOMENTAR
Selain menjamin proses perekrutan secara transparan, dan aman dari KKN (Kolusi, Korupsi Nepotisme) serta jatah-jatahan, ternyata perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Tomohon dilakukan seselektif mungkin. Karena menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tomohon, para pelamar yang lulus ujian belum tentu akan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Itupun, kata Drs AW Uguy, MSc para pelamar yang lulus masih akan menjalani proses seleksi selanjutnya.

“Bagi pelamar CPNS yang lulus seleksi, jangan senang dulu. Karena harus melalui seleksi selanjutnya, yakni tes kesehatan seperti narkoba. Jadi siapa yang dalam pemeriksaan nanti terbukti pernah mengonsumsi narkoba, maka dengan sendiri yang bersangkutan langsung digugurkan,” tegasnya.

Sementara itu, lanjut Uguy, 251 pelamar CPNS di Kota Tomohon yang sudah dinyatakan lulus, ternyata hanya ada 185 pelamar CPNS yang terisi dalam formasi, selebihnya atau 66 formasi kosong. Hal itu terjadi karena jumlah peminat kurang atau telah memasukkan berkas namun tidak memiliki kartu ujian, atau tidak ikut ujian. “Formasi yang tidak terisi ini akan diperhitungkan pada tahun 2009 mendatang, yang nantinya akan dibuka bulan April,” tutur Uguy memberikan sinyal.

Untuk itu, Uguy berharap pada penerimaan berikutnya sesuai petunjuk Walikota Tomohon, Jefferson SM Rumajar, SE akan dilakukan lebih selektif dalam menentukan formasi. “Penerimaan berikut akan dilakukan secara selektif, dengan melihat kebutuhan seperti di setiap unit SKPD akan ditempatkan satu auditor,” aku Uguy, sambil menjelaskan formasi yang tak terisi yakni tujuh kursi untuk Penjaskes, delapan kursi untuk guru Agama Islam, dan empat untuk guru matematika.

MENGABDI MINIMAL 15 TAHUN
Selain itu pula, memang ada keganjalan sedikit terhadap para pelamar yang dari luar Tomohon, meskipun dalam Undang-undang atau aturan menyebutkan para pelamar PNS adalah warga negara Indonesia. Oleh karena itu, Uguy mempertegas bahwa PNS yang baru nantinya akan mengabdi minimal 15 tahun di Kota Tomohoon, baru bisa dimutasi.

“Pemberlakukan minimal 15 tahun baru boleh meminta mutasi. Jangan jadikan Kota Tomohon sebagai tempat batu loncatan untuk menjadi PNS. Jadi kalau lulus PNS di Tomohon, maka yang bersangkutan harus bekerja di Tomohon,” ungkap Uguy.

Disinggung mengenai dua peserta ujian tertulis yang mempunyai nilai sama, Uguy mengatakan, mereka akan dipanggil dan akan diwawancarai oleh panitia. “Besok (Hari ini, red) dua peserta yang punya nilai sama, akan dites ulang dengan cara diwawancarai satu per satu. Jadi siapa yang mempunyai nilai tertinggi dalam wawancara, akan diluluskan,” tambah Uguy.

Iklan
Kategori:Daerah
  1. Maret 14, 2013 pukul 4:22 am

    I’m impressed, I have to admit. Seldom do I encounter a blog that’s equally educative
    and amusing, and let me tell you, you have hit the nail on the head.
    The issue is something not enough men and women are speaking intelligently about.

    Now i’m very happy I stumbled across this in my hunt for something regarding this.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: