Beranda > Eropa > Militer Israel gempur kantor Hamas

Militer Israel gempur kantor Hamas

Israel-BBCIndonesia

Israel menyatakan kawasan di sekitar Gaza sebagai zona militer tertutup, sementara serangan udara memasuki hari ketiga.
Kementerian dalam negeri Gaza dan Universitas Islam menjadi sasaran terbaru.

Hamas menyatakan, 312 warga Palestina terbunuh sejak hari Sabtu, dan menurut PBB 57 di antaranya warga sipil.

Di Israel, roket militan menelan korban jiwa kedua.

Menteri Pertahanan Ehud Barak mengatakan, Israel tidak memerangi warga Gaza, tapi Hamas yang menguasai Gaza sejak 2007.

Israel menggerakan pasukannya ke sepanjang perbatasan dan menyatakan kawasan di sekeliling Jalur Gaza sebagai “zona militer tertutup”.

Para wartawan mengatakan, langkah tersebut dan juga pemanggilan ribuan tentara cadangan, bisa menjadi awal serbuan darat, tapi juga dimaksudkan untuk memperkeras tekanan terhadap Hamas.

Analis BBC Jonathan Marcus mengatakan, 6.500 personel militer cadangan yang dipanggil tidak akan cukup untuk menimbulkan pukulan telak bagi Hamas.

KORBAN KONFRONTASI GAZA

Puluhan korban sipil Gaza menjadi korban serangan Israel
312 korban tewas (sumber: Hamas)
57 warga sipil di Gaza (sumber: PBB, rumah sakit)
2 warga sipil Israel (sumber: Israel police)
Untuk benar-benar memukul telak Hamas, Israel perlu menduduki kembali Jalur Gaza, kata wartaan kami.

Belasan pusat kekuatan Hamas, termasuk kompleks keamanan, kantor-kantor pemerintah dan terowongan ke Mesir telah diserang Israel sejak mesin perannya melancarkan gempuran besar-besaran Sabtu pagi.

Saat fajar menyingsing hari Senin, saksi mata mengatakan, ledakan dahsyat mengguncang kompleks kementerian dalam negeri.

Sebelumnya, serangan menimpa gedung laboratorium di Universitas Islam, yang merupakan pusat sumber dukungan bagi kelompok militan Hamas yang menguasai Gaza. Banyak pejabat tinggi Hamas adalah lulusan perguruan tinggi tersebut.

Wartawan BBC di Gaza mengatakan, pihak berwenang universitas telah mengosongkan kampus sebab mereka telah memperkirakan Israel akan menyerangnya.

Sebuah rumah di dekat rumah pemimpin senior Hamas juga diserang di Rafah, di belahan selatan Gaza.

Badan bantuan PBB, UNRWA, di Gaza mengatakan, 57 warga sipil terbunuh akibat serangan Israel, termasuk lima perempuan muda yang meninggal di kamp pengungsi Jabaliya ketika pasukan Israel membom sebuah masjid di keat tempat tinggal mereka.

Para pejabat Hamas mengatakan, sejauh 312 warga Palestina terbunuh, dan lebih dari 1.400 terluka.

Korban tewas di Israel dilaporkan seorang pekerja di sebuah lokasi pembangunan di kota Ashkelon, yang diterjang roket jarak menengah Grad. Tiga orang dilaporkan terluka parah.

‘Mengubah realita’

Seorang dokter Palestina di Gaza mengatakan kepada BBC bahwa hampir semua korban yang dia lihat semalam dan hari Senin warga sipil.

Dia mengatakan, rumah sakit tempat dia bekerja telah mengubah kamar biasa menjadi unit perawatan intensif untuk menangani korban cedera dan persedian keperluan medis menipis.

Beberapa warga Palestina yang terluka mulai masuk ke Mesir melalui perbatasan Rafah.

Aksi militer Israel memicu kemarahan di seluruh dunia Arab.

Di Tepi Barat, seorang warga Palestina dikabarkan menikam sedikitnya tiga orang di sebuah pemukiman Yahudi sebelum dia ditembak dan ditahan.

Unjukrasa berlangsung di Suriah, Yordania, Irak, Libanon dan juga beberapa kota di Eropa. Unjukrasa mengecam aksi Israel juga digelar di Jakarta.

Di PBB, Dewan Keamanan ikut menyerukan semua pihak menahan diri dengan mendesak diakhirinya tindak kekerasan antara Israel dan Gaza.

Amerika Serikat, yang merupakan sekutu gigih Israel di Dewan Keamanan, mengatakan, Hamas bertanggungjawab untuk menghentikan serangan roket.

Israel mengatakan, militan Palestina menembakkan lebih dari 110 roket dari wilayah pesisir tersebut sejak hari Sabtu.

Serangan terjadi pada hari Sabtu kurang dari sepekan setelah berakhirnya gencatan senjatan enam bulan dengan Hamas.

Iklan
Kategori:Eropa
  1. Desember 30, 2008 pukul 7:18 pm

    Yach kita doain aja supaya israel nyadar diri, kalo mereka tuch gak lama lagi bakalan dapat hukum karma…liat aja ntar.. holocaust akan kembali berulang…
    azab pasti datang.. what comes around goes around…
    u do best thing so u must get best & u do bad thing u must get bad… setuju..

  2. Desember 30, 2008 pukul 7:19 pm

    Yach kita doain aja supaya israel nyadar diri, kalo mereka tuch gak lama lagi bakalan dapat hukum karma…liat aja ntar.. holocaust akan kembali berulang…
    azab pasti datang.. what comes around goes around…
    u do best thing so u must get best & u do bad thing u must get bad… setuju..

    irfan rasyid at http://irfanrasyid.blogspot.com

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: