Beranda > Daerah > Rayakan Natal, Warga Sulut Habiskan Rp739 M

Rayakan Natal, Warga Sulut Habiskan Rp739 M

Manado, KOMENTAR
Dana yang dihabiskan warga Kristen di Sulut untuk merayakan Natal tahun 2008 ini, diperkirakan mencapai Rp 739 miliar. Dana yang cukup besar itu masih terbatas pada konsumsi belanja makanan dan pakaian. Angka ini dihitung dari rata-rata pengeluaran setiap keluarga Kristen menghadapi perayaan Natal.

Hasil wawancara secara random yang diperoleh Komentar menunjukkan, pengeluaran setiap keluarga bervariasi. Sebagian besar keluarga menghabiskan dana antara Rp 1,5 hingga 2,5 juta. Hanya sebagian kecil yang mengeluarkan dana di bawah Rp 1 juta. Tapi, ada juga yang membuka koceknya besar-besar dengan mengeluarkan dana di atas Rp 4 juta.

Dari berbagai informasi ini, rata-rata pengeluaran setiap keluarga di Sulut menghadapi Natal tahun 2008 diperkirakan mencapai Rp 2 juta. Kalau keluarga Kristen di Sulut sebanyak 369.600 KK, maka total pengeluaran (belanja) mencapai Rp 739 miliar.

Jumlah KK warga Kristen ini dihitung dari data jumlah penduduk di Sulut. Dari 2.640.000 jiwa penduduk di daerah ini, sekitar 70 persen atau 1.848.000 jiwa merupa-kan warga Kristen. Bila diasumsikan setiap KK di Sulut beranggotakan lima orang (ayah, ibu dan tiga orang anak), maka keluarga Kristen di daerah ini berkisar 369.600 KK.

Besarnya pengeluaran menghadapi Natal ini dibenarkan tokoh GMIM Drs Robby Sangkoy MPd. Menurut anggota DPRD Minsel ini, suatu yang wajar karena sudah merupakan budaya. “Fenomena ini memang sulit dihindari walau pun sudah ada imbauan dari tokoh gereja agar menghadapi Natal jangan boros. Tapi, kenyataannya seperti ini. Apa-lagi orang-orang dari kam-pung sudah mempersiapkan perayaan Natal dari jauh-jauh hari,’’ tutur Sangkoy.
Ia melihat justru yang ba-nyak mengeluarkan biaya adalah warga pedesaan. “Co-ba torang lihat di mall-mall, banyak orang-orang dari gunung (kampung, red). Kalau orang-orang kota, biasa-biasa saja,’’ katanya. Ini juga menunjukkan, lanjutnya, bahwa krisis global saat ini belum banyak berpengaruh bagi warga Sulut.

Namun yang sangat disayangkan, katanya, nilai tambah dari sebagian besar hasil transaksi yang totalnya mencapai Rp 739 miliar itu, tak dinikmati warga Sulut. Apalagi, sekitar 70 persen dari data itu dihabiskan untuk belanja pakaian dan asesoris lainnya yang notabene produknya berasal dari luar daerah.

Kategori:Daerah
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: