Beranda > Daerah > DB 6 F Hantam Truk, Sekda Minut Kritis

DB 6 F Hantam Truk, Sekda Minut Kritis

Manado, KOMENTAR
Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas jalan ring road, dekat perumahan Citraland, Jumat (30/01) kemarin. Kali ini lakalantas menimpa Sekretaris Daerah Pemkab Minahasa Utara, Dra Dientje Tombokan MSi sekitar pukul 16.30 WITA. Akibatnya, Tombokan dalam kondisi kritis dan harus mendapat perawatan intensif di RSUP Prof Kandou Malalayang.

Informasi yang diperoleh koran ini, kecelakaan itu terjadi ketika korban dalam perjalanan pulang dari kantor dan juga melawat di rumah duka di Bitung (meninggalnya Pdt Franky Dengah). Tombokan saat itu bersama sopir pribadinya Eky Kaparang, dari arah Minut melewati ring road untuk pulang ke Jalan Siswa, Manado.

Namun saat berada di jalan menanjak depan areal pertokoan Citraland, sopir pribadi Tombokan terkecoh dengan sebuah truk bernomor polisi B 9245 IM yang ternyata mogok dan terparkir di tengah jalan. Saat itu juga, tak ada tanda peringatan segitiga yang biasanya terpampang minimal 20 meter dari truk yang mogok tersebut.

Mobil DB 6 F yang sedang melaju, menurut sejumlah saksi di tempat kejadian perkara (TKP), tak bisa mengelak karena terkecoh dengan posisi truk yang mogok di tengah jalan. “Sopir coba menghindar ke kanan tapi terlambat, akhirnya dia menabrak belakang truk. Bagian kiri DB 6 F rusak parah dan hampir seluruh bagian depannya masuk di bawah truk,” ungkap mereka.

Akibat hantaman yang cukup keras itu, Sekda Tombokan yang berada di bangku belakang, terlempar ke depan dan kembali terpental ke belakang akibat pantulan kursi depan.

Peristiwa tersebut membuat sejumlah warga berusaha menolong, namun mereka takut melihat kondisi sopir dan Sekda Minut yang telah penuh lumuran darah. Beruntung selang beberapa menit kejadian, salah satu petugas cleaning service DPRD Minut Jhonly Pandean melintas dengan sepeda motornya. Dia mengaku terkejut melihat DB 6 F kendaraan dinas Sekda Minut alami kecelakaan.

“Kita langsung turun, kong cegat oto carry station plat hitam minta tolong antar akang Ibu Sekda ke RS terdekat. Pas kita buka tu pintu Ibu sekda so nda sadarkan diri, banyak darah keluar dari mulut Ibu, dan ada darah sedikit keluar dari telinga, kong ibu pe muka so pucat skali. Kita langsung pangge beberapa orang bantu pa kita mo angka Ibu se pindah di oto carry itu. Kita so nyanda ta pikir Eky, yang kita pikirkan bagimana Ibu cepat dilarikan ke RS terdekat terlebih dahulu. Mar untung Eky digotong warga lain dan dimuat di oto yang sama,” ceritanya.

“Kita jadi tako lia Ibu nda ba suara apa-apa, mungkin Ibu so pingsan. Kita lia lei banyak darah di kursi dan lantai dekat pintu kiri tempat Ibu ja duduk akang. Pas dorang bawa ke RS Bhayangkara, kita iko deng motor dari belakang. Sampe di RS Bhayangkara ada pertolo-ngan pertama kong Ibu Sekda langsung dirujuk di RS Prof Kandou sedangkan Eky tetap di sana, mungkin nda gawat sama deng Ibu,” terangnya.

Mendengar peristiwa terse-but, Plt Bupati Minut Drs Sompie Singal bersama jajarannya langsung menuju RSUP Prof Kandow. Sesampai di RS, Singal langsung menuju ruang UGD. Tak lama kemudian keluar lagi karena para medis sementara menangani sekda. Sekitar setengah jam, Tombokan diangkut ambulans menuju Laboratorium Kanaka Megamall untuk discan.

Informasi terakhir saat berita ini ditulis, kondisi Sekda Minut masih dalam keadaan kritis. Bocoran dari sejumlah kerabat menyebutkan, dari hasil scan ada pendarahan kecil di bagian kepala, retak di bagian pipi dan dagu.
“Tapi kondisi Ibu pada umumnya sudah agak mendingan,” tukas kerabat-kerabatnya. Bahkan tadi malam dikabarkan sudah bergerak alias siuman.

DOAKAN IBU SEKDA
Sementara Singal kepada Komentar mengatakan, sangat terkejut dengan peristiwa tersebut. “Saya sangat terkejut, tapi manusia mana yang meminta untuk celaka. Saya mengimbau seluruh warga Minut untuk mendoakan ibu sekda. Kita mohon campur tangan Tuhan agar ibu sekda dikuatkan dan dapat melalui cobaan ini. Berdoa juga untuk keluarga agar mereka kuat menghadapinya. Kondisi Ibu Sekda sudah agak mendingan dan butuh penanganan khusus. Mari kita doakan Ibu sekda agar cepat sembuh,” jelasnya.

Sementara keterangan dari Unit Lakalantas Poltabes Manado di RSUP Prof Kandou, truk B 9245 IM sudah dari jam 12 siang mogok di tengah jalan Citraland.

“Hanya saja, sopir truk tidak menjalankan prosedur standar di mana harus ada tanda peringatan seperti segitiga atau tanda lainnya yang bisa dilihat kendaraan lain supaya terhindar dari kecelakaan. Apalagi posisi truk ada di tengah jalan. Peristiwa ini akan diseriusi,” ungkap petugas Unit Lakalantas Poltabes Manado.

Iklan
Kategori:Daerah
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: