Beranda > Daerah > Pegawai Pemkot Tomohon Marah

Pegawai Pemkot Tomohon Marah

JAKARTA, TRIBUN – Seorang PNS Pemkot Tomohon meluap emosinya di sela-sela pemeriksaan kasus dugaan korupsi dana APBD 2006 hingga APBD 2008 yang berlangsung di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (17/2). Mengenakan kaus oblong, celana kain hitam, sepatu hitam, berselempang tas hitam, pegawai yang mengaku mahasiswa itu nyaris meninju wartawan Tribun Manado saat dikonfirmasi mengenai pemeriksaan dirinya. “Kita mahasiswa, bukan yang diperiksa,” ujarnya dengan dialek Manado.

Saat itu pegawai yang belum diketahui jabatan dan statusnya dalam kasus ini keluar gedung KPK. Ia berjalan ke arah kanan gedung menuju jalan raya. “Awas ngana! Kita rado! (Awas kamu! Saya tarik (pukul)),” semburnya seraya menarik kartu pengenal wartawan koran ini hingga talinya putus.

Juru bicara KPK, Johan Budi SP, menjelaskan pemeriksaan kasus Tomohon dilanjutkan di Jakarta sejak Senin (16/2) dengan pertimbangan kerahasiaan penyidikan. Pemeriksaan ini lanjutan dari apa yang telah dilakukan tim KPK di Manado maupun Tomohon. Pemeriksaan kemarin menghadirkan sejumlah pegawai/ pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Ada sekitar sembilan orang yang datang ke KPK menggunakan kendaraan sama. Informasi yang diperoleh rombongan dari Tomohon ini menginap di Hotel Sommerset. Sekitar pukul 19.23 WIB, Johan memberitahukan namanama pejabat dan staf keuangan yang diperiksa kemarin. Mereka adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Djoike Karouw, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Dra Lili Solang. Kemudian Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Fentje Goni, Bendahara PU Greidy Paat, Kepala BLH Marthina Langi, dan staf keuangan masing-masing Amelia Warouw, Vonny Sumampow, Julike W dan Sylvia. Johan Budi masih belum bersedia menjelaskan materi dan hasil pemeriksaan kemarin.

Dia hanya menyebutkan jika Rabu (18/2) ini pemeriksaan akan dilanjutkan dengan memanggil sejumlah pejabat kedinasan terkait. Senin lalu, KPK sudah meminta keterangan Kepala Kesbang Pemkot Tomohon, Drs Wendy Karwur dan Kepala Bappeda, Laurens Bulo. “Mereka diperiksa terkait penyimpangan APBD. Diperiksa dengan status saksi untuk melengkapi keterangan,” kata Johan. Pemkot sepi Bersamaan dengan pemeriksaan kasus korupsi Tomohon di Jakarta, suasana di Pemkot Tomohon sepanjang hari kemarin terlihat sepi. Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon Drs James Rotikan mengatakan hingga saat itu belum ada pemberitahuan resmi dari pimpinan SKPD manapun terkait panggilan KPK ke Jakarta. “Saya belum menerima informasi itu. Soal izin dari pimpinan kepala-kepala dinas bila ada urusan luar daerah itu urusan Sekretaris Kota,” kata Rotikan kepada Tribun Manado di tangga menuju lantai dua eks kantor Wali Kota Tomohon di kawasan Rindam, Kelurahan Kakaskasen 3.

Wali Kota Tomohon, Jefferson SM Rumajar SE kemarin pagi masih sempat memimpin apel di lapangan Rindam. Setelah itu tak terlihat lagi aktivitasnya. Seusai apel, sejumlah pegawai malah asyik nongkrong di kantin. Tidak ada satu pun PNS di dinas-dinas terkait yang mengakui jika kepala kantornya sedang diperiksa di Jakarta. “Bapak lagi keluar,” kata seorang pegawai kantor Kesbang. Ia tak mau memberikan banyak informasi. Raut mukanya masam.

Demikian pula suasana di kantor Dinas Pendapatan Pengelolan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD). Pintu menuju kantor ini tertutup rapat. Tidak ada seorang pegawai pun yang mau berkomentar. Sekitar pukul 15.00 Wita tampak hanya seorang pegawai yang keluar masuk ruangan tersebut. Di sekitar ruangan tersebut ada dua petugas Satuan Polisi Pamong Praja berjaga

Iklan
Kategori:Daerah
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: