Arsip

Archive for the ‘Asia’ Category

Selangor Larang Lagu Agnes Monica “Allah Peduli”

Maret 20, 2009 Tinggalkan komentar

Kuala Lumpur (ANTARA News) – Negara bagian Selangor, Malaysia, melarang lagu penyanyi pop Indonesia Agnes Monica berjudul “Allah Peduli” karena menggunakan kata “Allah” dalam lirik lagunya untuk menggambarkan Nabi Isa.

Pengurus Majlis Agama Islam Selangor (Mais), Mohamad Adzib Mohd Isa, mengatakan, larangan itu dikenakan kepada siapapun yang menyanyikan lagu itu di negara bagian Selangor, demikian media massa Malaysia, Sabtu.

Mais bertekad menegakkan hukum kepada siapapun yang menggunakan kata “Allah” sebagai pengganti kata tuhan bagi pemeluk agama non Islam.

“Penyidikan akan dilakukan oleh pegawai yang berwenang dan jika terbukti bersalah, maka tertuduh akan didenda 1.000 ringgit Malaysia (Rp3,2 juta),” kata Mohamad Adzib.

Pemerintah Malaysia juga melarang penggunaan kata “Allah” oleh majalah mingguan Katolik The Herald, namun majalah ini tidak menerima larangan tersebut sehingga membawa persoalan itu ke pengadilan. Hingga sekarang kasus ini masih dalam proses peradilan.

Pemerintah Malaysia mengeluarkan kebijakan bahwa kata “Allah” tidak boleh digunakan oleh agama selain Islam.

Iklan
Kategori:Asia

‘Runaway Bride’ Ala Malaysia, 10 Pria Jadi Korban 1 Wanita

Maret 6, 2009 1 komentar

Kuala Lumpur – Detik
Masih ingat cerita film “Runaway Bride” yang dibintangi Julia Roberts dan Richard Gere? Kisah mirip film Hollywood tahun 1999 itu benar-benar terjadi di Malaysia.

Tidak tanggung-tanggung, setidaknya 10 pria di Kota George Town, Penang, Malaysia telah menjadi korban wanita yang sama. Mereka semua kecewa ditinggalkan oleh sang wanita yang kabur setelah mendapatkan perhiasan dan uang.

Wanita yang tak disebutkan namanya itu, telah mengiyakan ajakan menikah dari setidaknya 10 pria dalam beberapa pekan terakhir. Namun dia selalu menghilang sebelum “pernikahan”.

Menurut salah seorang korban yang enggan disebut namanya, wanita tersebut berusia 30 tahun. Dia cantik, tinggi dan anggun. Bahkan menurutnya, wanita itu mirip supermodel Taiwan, Lin Chiling.

“Dia tinggal di apartemen di Batu Ferringhi dan begitu pintar berakting sehingga tak seorang pun dari kami sadar kalau dia juga berkencan dengan banyak pria lain,” kata pria tersebut.

“Baru setelah dia menghilang, pria-pria lainnya mengetahui satu sama lain ketika kami muncul di luar apartemennya untuk mencari dia,” jelasnya.

Korban lainnya, seorang pengusaha, mengaku telah menunggu selama berhari-hari di luar apartemen sang wanita. Sampai akhirnya seorang tetangga mengatakan padanya bahwa banyak pria lain telah datang ke rumah si wanita membawa bunga dan hadiah.

“Baru saat itu saya sadar kalau dia telah menggoda pria-pria lain saat berhubungan dengan saya,” kata pria yang juga minta dirahasiakan identitasnya seperti dilansir harian The Star, Kamis (11/12/2008).

Menurutnya, dia telah membuat rencana pernikahan. Bahkan dia telah memesan sebuah restoran untuk tempat resepsi dan membagikan undangan ke teman-teman dan kerabatnya.

Wanita tersebut kabarnya meminta perhiasan dan uang yang bervariasi mulai dari beberapa ribu ringgit sampai 10.000 ringgit dari masing-masing calon “suaminya”.

Namun menurut sumber, beberapa pria yang tertipu itu masih tetap ingin menikahi wanita tersebut. Mereka masih kerap menunggu di luar apartemennya, berharap sang wanita akan muncul.

Kategori:Asia

Pasang Iklan Suster Bugil, Klinik Terancam Denda Rp 87 Juta

Maret 6, 2009 3 komentar

Taipei – Gara-gara mengiklankan diri dengan memasang pose bugil dua susternya, klinik kesehatan di Taiwan terancam didenda hingga Rp 87 juta. Klinik itu dinilai melanggar hukum.

“Tentu kita akan teruskan untuk menuntut. Apa yang mereka lakukan melanggar hukum,” ujar pejabat Departemen Kesehatan Tainan, Taiwan, Chen Yueh-ying seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (7/2/2009).

Chen mengatakan klinik itu bisa dikenai denda antara T$50,000 atau Rp 17,4 juta hingga T$250,000 atau Rp 87 juta, kendati iklan itu akan ditarik. Dunia bisnis Taiwan memang sering menggunakan foto-foto orang muda dan trendi untuk iklan. Namun jarang di antara iklan itu yang memasang pose telanjang.

“Klinik itu tidak sama dengan bisnis normal. Dan iklan itu mencemari aturan di dunia medis,” ujar dia.

Iklan yang dipasang klinik itu tersebar di media, pasien klinik hingga di websitenya. Iklan itu juga menuai protes dari organisasi profesi keperawatan di Taiwan, karena dinilai menodai profesi perawat.

Pelempar Bush alami pemukulan

Desember 23, 2008 1 komentar

Pelempar Sepatu Bush

Pelempar Sepatu Bush

Hakim yang menyelidik kasus wartawan yang melempar sepatunya ke arah Presiden Bush mengatakan, ada tanda-tanda wartawan mengalami pemukulan.

Menurut Hakim Dhia al-Kinani, wartawan Muntadar al-Zaidi mengalami lebam di wajahnya.

Wartawan BBC, Caroline Wyatt melaporkan dari Baghdad, hakim yang menyelidiki kasus itu mengatakan Muntadar al-Zaidi dipukuli ketika masih berada di dalam ruang konferensi pers tak lama setelah insiden dan ada lebam di wajah serta sekitar matanya.

Dhia al-Kinani, yang sudah menemui wartawan tersebut, mengatakan, pengadilan telah dibuka untuk menyelidiki pemukulan itu dan para pejabat akan menyaksikan rekaman seluruh insiden.

Masih belum jelas apakah cedera yang diderita al-Zaidi disebabkan oleh pasukan keamanan yang melumpuhkan dia ke lantai atau juga ketika ditahanan.

Salah seorang sudara laki-lakinya mengatakan tulang rusuk al-Zaidi patah dan juga ada cedera di tangan. Hakim mengukuhkan wartawan itu sudah menulis surat permohonan maaf kepada Perdana Menteri Nuri al-Maliki dan meminta pengampunan untuk hal yang disebutnya sebagai ‘tindakan besar dan bodoh’ ketika melempar sepatu ke arah Presiden Bush.

Hakim mengatakan presiden Irak bisa memberi pengampunan kalau memang Perdana Menteri meminta hal tersebut, namun itupun setelah ada vonis bersalah.

Dia menambahkan al-Zaidi tidak mengajukan tuntutan atas cedera yang ia derita.

Muntadar al-Zaidi, yang bekerja di stasiun TV Irak dengan kantor pusat di Kairo, bisa dijatuhi hukuman penjara dengan dakwaan mempermalukan dan berupaya menyerang pemimpin asing.

Kategori:Asia

Riedel: Teror Mumbai Ulah Alqaeda

November 29, 2008 1 komentar

Jakarta (ANTARA News) – Penasihat Presiden AS terpilih Barack Obama urusan Asia Selatan, Bruce Riedel, menyatakan serangan teror di Mumbai, India, didomplengi jaringan teroris Alqaeda lewat operasi gabungan Alqaeda-Lashkar at Taiba, sebuah kelompok perlawanan utama Kashmir India yang berbasis di Lahore, Pakistan.

Pernyataan ini dianggap menjawab keheranan para pakar terorisme terhadap aksi di Mumbai yang ternyata juga membidik orang-orang non India, sesuatu yang sebelum ini belum pernah terjadi, demikian The Hindustan Times (29/11).

“Itu ciri-ciri Alqaeda, sebuah serangan sangat canggih dengan membidik banyak target. Amerika Serikat, Inggris dan Israel adalah target-target global Alqaeda, tidak pernah menjadi sasaran Mujahidin India. Jangkauan menyeluruh adalah ciri khas (aksi terorisme) Alqaeda,” kata Bruce yang juga pakar dari Brookings Institution dan pengarang “The Search for Al Qaeda.”

“Kecurigaan saya (aksi itu) adalah proyek bersama Alqaeda dan Laskhar at Taiba. Aksi ini ditujukan untuk menciptakan krisis India-Pakistan atau lebih dari itu,” kata Bruce yang menjadi salah seorang penasihat pada tim transisi Obama.

Klaim Bruce menjelaskan fakta di Mumbai seakan-akan ada dua tim dalam serangan teror ke kota itu.

Sebuah tim menyasar untuk kemudian membunuhi warga India di stasiun Kereta Api Victoria Terminus dan Rumah Sakit Cama.

Kelompok ini tidak mencari orang-orang asing, dan berdasarkan asal kebanyakan teroris yang umumnya dari Punjab di Kashmir India, maka kelompok ini mewakili Lashkar at Taiba.

Sementara tim kedua yang memencar menjadi tiga kelompok, bertugas menyerang Cafe Leopold, Hotel Oberoi dan Taj Mahal, serta wisma Yahudi.

Tim kedua ini membunuhi warga asing terutama orang-orang berkebangsaan AS, Inggris dan Israel. Dan ini jelas ciri khas Alqaeda.

Gembong Alqaeda, Osama bin Laden, menurut mantan pejabat polisi di Pakistan, G. Parthasarathy, sejak lama berhasrat menggoyahkan (pemerintah) New Delhi, Tel Aviv dan Washington.

Metode Alqaeda sekarang adalah membina hubungan dengan kelompok-kelompok teroris lokal seperti dengan mereka yang berada di India.

Tokoh muslim dari Hyderabad, Abu Abdel Aziz “Barbaros” telah lama dituduh para pejabat India sebagai militan yang membantu perkuatan hubungan antara Alqaeda dan Lashkar at Taiba.

Sebagai seorang veteran mujahidin di Afghanistan dan Bosnia, Barbaros paham sekali konsep jihad regional dari Alqaeda.

Biro Penyelidik Federal (FBI) memperoleh keterangan berharga dari tawanan Alqaeda yang diinterogasi pihak keamanan AS bahwa Barbaros berusaha mendorong Lashkar at Taiba mengadopsi pola gerakan teror Osama bin Laden.

“Pertautan yang mulai dibina sejak awal 1990an ini telah berkembang sangat pesat. Berkat Barbaros, Lashkar at Taiba memperoleh akses ke fasilitas-fasilitas pelatihan teror milik Alqaeda. Berkat Alqaeda pula Lashkar bisa menyerang India,” kata Bruce.

Alqaeda kini tidak lagi menjadi sebuah organisasi besar tempat berkumpul ribuan aktivisnya, namun telah berubah menjadi landasan ideologis, pelatihan dan sumber inspirasi gerakan-gerakan teror seperti Lashkar at Taiba.

Alqaeda telah mengubah paradigma gerakannya menjadi gerakan-gerakan bom dan serangan bunuh diri yang sebenarnya tidak efektif.

Penglibatan para pejuang berani mati, seperti terjadi di Mumbai, membutuhkan kelompok-kelompok besar bersenjata lengkap seperti Lashkar at Taiba dan aksi teror di Mumbai menunjukkan betapa mengerikannya aksi gabungan itu.

“Ini (aksi teror di Mumbai) adalah satu tonggak baru yang sangat menakutkan dari gerakan jihad global,” kata Bruce.

Kepala Satuan Anti Teroris Tewas Ditembak Teroris

November 29, 2008 1 komentar

Jakarta (ANTARA News) – Hemant Karkare, kepala Satuan Anti Terorisme (ATS) Maharashtra, negara bagian di mana kota Mumbai berada, adalah seorang penyidik yang cerdas dan fokus yang kematiannya telah membuat jajarannya di kepolisian India menghadapi tugas ke depan lebih sulit lagi, kenang rekan-rekannya di kesatuan itu di Mumbai, India.

Berdasarkan laporan berbagai koran India, Karkare (54), dihormati karena berhasil menangani banyak aksi kriminal, bekerja tanpa pandang bulu dan memiliki integritas luar biasa besar.

“Satuan Anti Terorism kehilangan sosok pemberani pada diri Heman Karkare,” kata Peter Lobo, inspektur Satuan Anti Teror di Pune kepada The Times, India.

Karkare sedang menuju rumahnya Rabu itu, tatkala mendapatkan laporan bahwa sekelompok orang bersenjata sedang menyerang Hotel Oberoi di Mumbai, demikian Deputi Menteri Senior Maharashtra RR Patil kepada suratkabar The Hindu.

Karkare lalu mendapati situasi di Stasiun KA Chhatrapati Shivaji Terminus lebih serius dari yang dilaporkan bawahannya.

Kepala satuan anti teror itu dan dua perwira penyertanya bersenjatakan senapan otomatik, segera masuk jeep dan memburu para teroris.

Cuplikan video dari stasiun televisi lokal mitra CNN, CNN-IBN, memperlihatkan Karkare sedang mengenakan helm kesatuan dan memakai rompi anti peluru hingga menutup kemeja biru langitnya, sementara para perwira polisi berpakaian preman bersenjata berat dan menggenggam “walkie talkie” mengelilinginya.

Itu adalah gambar terakhir Karkare sebelum teroris menembaknya tiga kali di dadanya dekat RS Cama, satu tempat yang juga menjadi sasaran serangan teror di Mumbai.

“Meski gila kerja, dia adalah perwira bertutur halus. ATS seakan diguncang ledakan sangat dahsyat oleh kematian tiba-tiba Karkare,” kata Lobo kepada The Times sebelum meninggalkan Pune guna mengikuti upacara penghormatan terakhir kepada Karkare.

Karkare bergabung dengan Kepolisian India pada 1982. Dia menjadi Kepala Satuan Anti Terorisme Maharashtra sejak Januari 2008 sekembalinya dari Austria di mana di situ dia bertugas tujuh tahun untuk Research and Analysis Wing, dinas intelijen India urusan luar negeri.

Jabatan di Austria ini adalah bukti pengakuan masyarakat atas ketajamannya sebagai seorang perwira polisi, kata seorang rekan kepada The Times, India.

“Mengingat kemampuannya yang luar biasa dalam menangani banyak hal, dia lalu ditempatkan di Research and Analysis Wing di Austria. Bagiku, dia seperti keluarga,” Bipin Gopalakrishna yang bergabung dengan satuan anti teror pada 1982.

Menurut CNN-IBN, Karkare menerima penghargaan karena berhasil menangani banyak kasus pemboman di Thane, Vashi dan Panvel serta memainkan peran kunci dalam mengungkap kasus ledakan 29 September di Malegaon yang menewaskan enam orang.

Dia juga berhasil mengatasi berbagai aksi kelompok-kelompok militan Hindu di Maharashtra.

Karkare pernah menghadapi tekanan politik luar biasa besar saat menyelidiki pemboman Malegaon dan telah mewantiwanti para perwira di kesatuannya untuk hanya menyelidiki dan menangani kasus.

“Kita mesti mengerjakan apa yang menjadi tugas kita dan biarkan pengadilan yang memutuskan (status kasus yang ditangani polisi),” kata Karkare seperti dikutip banyak media di India.

“Dia mumpuni dan mampu mengatasi situasi sulit apapun dengan penuh wira tetapi luar biasa tenang,” kata Kapolres Aurangabad, Thakur Deepaksinh Gaur, kepada The Times yang mengaku menjadi mitra kerja Karkare di Aurangabad dan Nanded.

Seorang perwira tinggi Kepolisian India menambahkan, “Kematiannya adalah kehilangan besar bagi kami dan seluruh rakyat.”

Saat tidak dalam dinas, Karkare dikenal suka memahat dan seringkali terlihat meraut kayu, demikian The Indian Express.

Dia juga menyukai musik dan meramal lewat jari tangan, kata TP Sreenivasan, seorang mantan diplomat.

“Kami pernah mendaulatnya berlaku sebagai peramal dari India dalam acara amal tahunan yang diselenggarakan Duta Besar India (di Austria) dan dia mempesona hadirin di acara itu,” kata Sreenivasan yang bekerja bersama Karkare selama lima tahun di Wina.

Sreenivasan menambahkan, Karkare yang dihormati secara internasional karena perannya dalam memerangi terorisme, korupsi dan pencucian uang, semestinya menempati jabatan di sebuah badan PBB di Wina, namun dia memilih pulang berbakti di negerinya.

Karkare sangat dihormati dan tetap hidup bersemayam dalam sanubari keluarga dan semua kerabatnya serta mereka yang menghormatinya, demikian Sreenivasan kepada The Hindu.

Adik lelakinya, Shirish, yang dihubungi di Pune mengaku sulit mengomentari kematian abangnya itu.

“Dia adalah sosok ayah untukku,” kata adik termuda Karkare itu kepada The Times, India.

Menurut istri Shirish, Amruta, jenazah kepala unit antiteror itu akan disemayamkan begitu anak-anaknya yang berada di luar negeri tiba di India.

Anak perempuan tertuanya, Jui Navare, tinggal di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, sedangkan anak perempuannya yang bungsu kuliah di London School of Economic and Political Science (LSE), Inggris.

Anak lelaki satu-satunya, Akash, berkuliah di R.A. Podor College of Commerce and Economics, India. Sementara istrinya, Kavita, mengajar di sebuah akademi di Mumbai.

Kategori:Asia Tag:, , ,

Pelaku Teror Mumbai, Teroris Usia Muda dengan Organisasi Baru

November 28, 2008 2 komentar

Mumbai-Komentar.
PELAKU teror di Mumbai (India) yang menewaskan sekitar 101 orang Rabu malam (26/11), sebagian besar adalah anak muda berusia 20-an tahun. Nama organisasi mereka juga tergolong baru, yakni “Deccan Mujahideen”. Tujuan aksi mereka adalah sebagai bentuk protes terhadap apa yang terjadi di Kashmir.

Pelaku teror bernama Imran dalam bahasa urdu dengan aksen Kashmir dalam pernyataannya yang disiarkan India TV, mengeluhkan perilaku militer yang sewenang-wenang di Kashmir. Militer India dituduh telah membunuh dengan kejam warga komunitas muslim di kawasan tersebut.

“Apakah Anda peduli berapa orang yang sudah dibunuh di Kashmir? Apakah Anda peduli bagaimana tentara Anda membunuh muslim. Apakah Anda peduli berapa banyak yang mereka bunuh minggu ini?” katanya.

Perdana Menteri India, Manmohan Singh menuduh pelaku yang melancarkan serangan di Mumbai, terkait jaringan teroris dari luar India. Serangan di 10 titik secara serentak dan menewaskan lebih dari 101 orang, sepertinya diatur secara rapi dan terencana. “Ini serangan yang sangat terencana dan diatur dengan rapi, mungkin terkait dengan jaringan eksternal, ditujukan untuk menciptakan teror dengan memilih target yang terkenal,” ujar Singh dalam pernyataannya.

Pasukan angkatan laut India telah menemukan sebuah kapal kargo yang mungkin digunakan untuk mengangkut para teroris tersebut ke India. Juru Bicara AL India, Kapten Manohar Nambiar mengatakan, kapal bernama MV Alpha diketahui berasal dari Karachi, Pakistan ke Mumbai tak lama sebelum serangan terjadi.

Sedangkan kelompok muslim militan garis keras di Pakistan, Laskar E Taiba, menyangkal keterlibatannya dalam serangan teror mematikan di Mumbai, India. Pernyataan ini dikeluarkan tak lama berselang setelah Perdana Menteri India, Manmohan Singh menuduh serangan ini terkait jaringan teroris dari luar India.

“Laskar E-Taiba sungguh mengutuk serangkaian serangan di Mumbai. Laskar tidak memiliki hubungan sama sekali dengan kelompok militan India,” ujar Abdullah Gazvanai, ketua kelompok militan tersebut, seperti dilansir Reuters. Selama ini, Laksar E-Taiba sering dituduh sebagai pelaku sejumlah serangan teror di India. Kelompok garis keras di India juga sering dikaitkan dengan kelompok-kelompok militan di Pakistan atau Bangladesh.

Kategori:Asia Tag:, , , ,