Archive

Archive for the ‘Eropa’ Category

Suami Mendagri Beli Tiket Film Porno dimasukkan dlm Anggaran 2007/2008

April 2, 2009 Tinggalkan komentar

LONDON- Pemberitaan persiapan KTT G 20 menjadi tulisan bagi media-media cetak di London. Namun, pemberitaan mengenai skandal film porno suami Mendagri Inggris Jacqui Smith seakan menjadi bumbu yang sedap.

Dua hari terakhir, sejumlah koran, terutama Metro, koran gratis yang beroplah besar di London, menjadikan berita skandal suami Jacqui Smith sebagai headline. Berita ini menjadi isu menarik di tengah sibuknya pemerintah Inggris menjadi tuan rumah KTT G 20.

Rabu (01/04) kemarin, berita tentang skandal film porno ini masih jadi berita sejumlah media massa. Perdana Menteri (PM) Inggris Gordon Brown juga telah angkat bicara mengenai skandal ini.

Skandal ini berkisah dari pembelanjaan Mendagri Jacqui Smith yang diklaim kepada pemerintah. Dalam salah satu itemnya terdapat pembelian tiket lima film porno oleh suami Smith, Richard Timney. Selain sebagai suami, Timney adalah asisten pribadi Jacqui Smith.

Klaim pembelanjaan Mendagri ini merupakan pembelanjaan untuk anggaran 2007/2008. Detil item pembelanjaan yang diklaim Jacqui Smith telah dipublikasikan ke media massa dua hari lalu.

Mendagri telah mengklaim pembelanjaan total 157.631 Pounsterling untuk travel, kantor, dan biaya stafnya. Namun, yang jadi masalah, biaya tiket menonton film porno suaminya juga dimasukkan dalam klaimnya itu.
Sebenarnya, bukan masalah suami Jacqui Smith yang menonton film porno. Yang lebih dipersoalkan publik adalah dimasukkannya biaya untuk film porno itu ke dalam kas pemerintah Inggris.

Gordon Brown tidak mentoleransi kesalahan dalam memasukkan item biaya film porno itu untuk diklaimkan kepada pemerintah. “Kamu tidak bisa mentoleransi kesalahan-kesalahan yang terjadi pada biaya pengeluaran seperti itu,” kata Brown seperti ditulis Metro.

Meski begitu, Brown tetap mempertahankan posisi Jacqui Smith sebagai Mendagri. “Ini sangat banyak urusan pribadi untuk Jacqui. Dia telah meminta maaf,” kata Brown.

Kategori:Eropa

Militer Israel gempur kantor Hamas

Desember 30, 2008 2 komentar

Israel-BBCIndonesia

Israel menyatakan kawasan di sekitar Gaza sebagai zona militer tertutup, sementara serangan udara memasuki hari ketiga.
Kementerian dalam negeri Gaza dan Universitas Islam menjadi sasaran terbaru.

Hamas menyatakan, 312 warga Palestina terbunuh sejak hari Sabtu, dan menurut PBB 57 di antaranya warga sipil.

Di Israel, roket militan menelan korban jiwa kedua.

Menteri Pertahanan Ehud Barak mengatakan, Israel tidak memerangi warga Gaza, tapi Hamas yang menguasai Gaza sejak 2007.

Israel menggerakan pasukannya ke sepanjang perbatasan dan menyatakan kawasan di sekeliling Jalur Gaza sebagai “zona militer tertutup”.

Para wartawan mengatakan, langkah tersebut dan juga pemanggilan ribuan tentara cadangan, bisa menjadi awal serbuan darat, tapi juga dimaksudkan untuk memperkeras tekanan terhadap Hamas.

Analis BBC Jonathan Marcus mengatakan, 6.500 personel militer cadangan yang dipanggil tidak akan cukup untuk menimbulkan pukulan telak bagi Hamas.

KORBAN KONFRONTASI GAZA

Puluhan korban sipil Gaza menjadi korban serangan Israel
312 korban tewas (sumber: Hamas)
57 warga sipil di Gaza (sumber: PBB, rumah sakit)
2 warga sipil Israel (sumber: Israel police)
Untuk benar-benar memukul telak Hamas, Israel perlu menduduki kembali Jalur Gaza, kata wartaan kami.

Belasan pusat kekuatan Hamas, termasuk kompleks keamanan, kantor-kantor pemerintah dan terowongan ke Mesir telah diserang Israel sejak mesin perannya melancarkan gempuran besar-besaran Sabtu pagi.

Saat fajar menyingsing hari Senin, saksi mata mengatakan, ledakan dahsyat mengguncang kompleks kementerian dalam negeri.

Sebelumnya, serangan menimpa gedung laboratorium di Universitas Islam, yang merupakan pusat sumber dukungan bagi kelompok militan Hamas yang menguasai Gaza. Banyak pejabat tinggi Hamas adalah lulusan perguruan tinggi tersebut.

Wartawan BBC di Gaza mengatakan, pihak berwenang universitas telah mengosongkan kampus sebab mereka telah memperkirakan Israel akan menyerangnya.

Sebuah rumah di dekat rumah pemimpin senior Hamas juga diserang di Rafah, di belahan selatan Gaza.

Badan bantuan PBB, UNRWA, di Gaza mengatakan, 57 warga sipil terbunuh akibat serangan Israel, termasuk lima perempuan muda yang meninggal di kamp pengungsi Jabaliya ketika pasukan Israel membom sebuah masjid di keat tempat tinggal mereka.

Para pejabat Hamas mengatakan, sejauh 312 warga Palestina terbunuh, dan lebih dari 1.400 terluka.

Korban tewas di Israel dilaporkan seorang pekerja di sebuah lokasi pembangunan di kota Ashkelon, yang diterjang roket jarak menengah Grad. Tiga orang dilaporkan terluka parah.

‘Mengubah realita’

Seorang dokter Palestina di Gaza mengatakan kepada BBC bahwa hampir semua korban yang dia lihat semalam dan hari Senin warga sipil.

Dia mengatakan, rumah sakit tempat dia bekerja telah mengubah kamar biasa menjadi unit perawatan intensif untuk menangani korban cedera dan persedian keperluan medis menipis.

Beberapa warga Palestina yang terluka mulai masuk ke Mesir melalui perbatasan Rafah.

Aksi militer Israel memicu kemarahan di seluruh dunia Arab.

Di Tepi Barat, seorang warga Palestina dikabarkan menikam sedikitnya tiga orang di sebuah pemukiman Yahudi sebelum dia ditembak dan ditahan.

Unjukrasa berlangsung di Suriah, Yordania, Irak, Libanon dan juga beberapa kota di Eropa. Unjukrasa mengecam aksi Israel juga digelar di Jakarta.

Di PBB, Dewan Keamanan ikut menyerukan semua pihak menahan diri dengan mendesak diakhirinya tindak kekerasan antara Israel dan Gaza.

Amerika Serikat, yang merupakan sekutu gigih Israel di Dewan Keamanan, mengatakan, Hamas bertanggungjawab untuk menghentikan serangan roket.

Israel mengatakan, militan Palestina menembakkan lebih dari 110 roket dari wilayah pesisir tersebut sejak hari Sabtu.

Serangan terjadi pada hari Sabtu kurang dari sepekan setelah berakhirnya gencatan senjatan enam bulan dengan Hamas.

Kategori:Eropa

Israel bersumpah terus menggempur

Desember 30, 2008 Tinggalkan komentar

Israel-BBCIndonesia

Para pejabat tinggi Israel bersumpah akan terus menggempur Hamas, setelah serangan udara sekarang ini memasuki hari ketiga.
Israel akan berperang “sampai tuntas” melawan Hamas, kata menteri pertahanannya. Seorang pejabat senior militer mengatakan tidak akan ada bangunan Hamas yang akan tersisa.

Sekitar 320 warga Palestina tewas sejak hari Sabtu, kata PBB. Sebaliknya, baru dua warga Israel yang terbunuh akibat tembakan roket dari Gaza.

Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, meminta gencatan senjata segera.

Ban mengatakan dia “sangat prihatin” oleh kobaran tindak kekerasan di Gaza. Sementara dia mengakui hak Israel untuk membela diri dari serangan roket militan Palestina. dia mencela penggunaan kekuataan militer yang berlebihan oleh Israel.

Israel sekarang mengerahkan pasukan di perbatasan Gaza dan menyatakan daerah di sekelilingnya sebagai “zona militer tertutup”.

Para wartawan mengatakan langkah ini, di samping pengerahan ribuan tentara cadangan, boleh jadi akan menjadi awal dari operasi darat. Tetapi, bisa juga berarti memperkuat tekanan terhadap Hamas.

Palang Marah menggambarkan situasi di berbagai rumah sakit Gaza dalam keadaan kacau; tim medis telah bekerja mati-matian.

Sementara itu, sejumlah kecil orang Palestina yang luka-luka sudah menyeberangi perbatasan Rafah masuk ke Mesir untuk perawatan, dan truk-truk yang bermuatan obat-obatan diizinkan masuk ke Gaza.

Para menteri luar negeri Uni Eropa akan bertemu di Paris hari Selasa untuk membicarakan krisis yang semakin marak itu.

Korban sipil

Puluhan pusat kekuatan Hamas, termasuk kompleks keamanan, kantor-kantor pemerintah, dan terowongan ke Mesir, hancur sejak Israel melancarkan pemboman besar-besaran mulai hari Sabtu.

Banyak anak-anak korban pemboman dahsyat Israel
Gedung-gedung yang digempur termasuk rumah komandan senior Hamas, mobil yang membawa silinder gas, sejumlah masjid dan rumah, kata berbagai laporan. Lima perempuan dari satu keluarga tewas dalam serangan di Jabaliya.

Kepala urusan kemanusiaan PBB, John Holmes, mengatakan informasu terbaru menunjukkan 320 orang terbunuh dan 1,400 luka-luka.

“Enam-puluh empat di antara yang terbunuh itu adalah warga sipil,” katanya dalam konferensi pers.

“Mereka adalah perempuan dan anak-anak. Tidak termasuk korban sipil yang laki-laki, meskpun kami tahu banyak laki-laki warga sipil yang juga tewas.”

Sumber-sumber rumah sakit Palestina mencatat korban tewas lebih banyak lagi, yaitu 340 terbunuh dan 1,650 luka-luka.

Kategori:Eropa

Inggris Gusar Atas Kegagalan Pihak Berwenang Pergoki Incest dan Penyiksaan

November 27, 2008 1 komentar

London (ANTARA News/afp) – Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown, menyatakan kemarahannya, Rabu, mengenai ketidakmampuan pihak berwenang menemukan jejak incest yang mengharukan, serupa dengan kasus perkosaan di ruang bawah tanah oleh Josef Fritzl di Austria.

Brown mengatakan negara itu “dihebohkan” dengan kasus seorang pria berusia 56 tahun yang memperkosa dua putrinya sehingga melahirkan sembilan anak, namun perbuatan sumbang tersebut tak terdeteksi.

Kasus ini menjadi sorotan akibat kegagalan layanan sosial, hanya beberapa hari setelah skandal lainnya atas seorang bayi yang tewas setelah disiksa berbulan-bulan

Polisi dan petugas layanan sosial di South Yorkshire dan Linconshire, Inggris utara, melancarkan penyelidikan katas asus incest itu setelah pria tersebut dihukum penjara seumur hidup, Selasa, karena telah membuat kedua putrinya hamil 19 kali dalam waktu hampir 25 tahun.

Kasus yang mengerikan ini serupa dengan kasus Fritzl, yang memenjarakan putrinya di ruang bawah tanah selama 24 tahun dan menjadi ayah tujuh anak yang lahir dari rahim putrinya.

Majelis hukim yang menghukum pria pengangguran itu mengemukakan kasus ini merupakan yang terburuk dalam 40 tahun karirnya sebagai penegak hukum.

Pria itu, yang tak bisa disebutkan namanya demi hukum, tak dapat dilacak perbuatannya dengan secara reguler berpindah ke desa-desa terpencil, guna mencegah kedua gadis berada di satu tempat dalam waktu yang cukup lama sehingga dapat menimbulkan kecurigaan atau menjalin persahabatan dengan orang luar.

Kategori:Eropa Tag:, ,