Arsip

Archive for the ‘Ekonomi’ Category

Daftar Orang Terkaya versi Majalah Forbes

Desember 12, 2008 2 komentar

 

DAFTAR orang terkaya di Indonesia berubah seiring dengan krisis perekonomian global. Buktinya, Aburizal ‘Ical’ Bakrie yang tahun lalu menempati peringkat pertama orang terkaya Indonesia, di tahun 2008 ini terpental ke posisi ke sembilan. Sedangkan Sukanto Tanoto berhasil bertengger di tangan teratas orang terkaya di Indonesia. Demikian laporan Majalah Forbes Asia dalam siaran persnya di Singapura, Kamis (11/12).

Majalah itu menyatakan kekayaan netto Indonesia merosot drastis dengan pasar modal yang anjlok sekitar 54 persen dari tahun sebelumnya. Harga komoditas merosot dan rupiah yang melemah hampir seperempat nilainya dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu, total kekayaan bersih dari 40 orang terkaya di Indonesia anjlok hampir 50 persen dari tahun lalu, sehingga totalnya kini sekitar US$ 21 miliar dibandingkan setahun sebelumnya yang sebesar US$ 40 miliar. Sukanto Tanoto, yang pernah di puncak daftar orang kaya Forbes Asia pada 2006, tahun ini mendapat titel sebagai orang ter-kaya di Indonesia dengan kekayaan netto US$ 2 miliar, nilai yang sebenarnya turun sekitar 57 persen dari tahun lalu yang tercatat US$ 4,7 miliar.

Tanoto saat ini menjalankan RGM International yang memiliki produsen pulp dan kertas (April) dan produsen minyak kelapa sawit Asian Agri, keduanya terimbas harga komoditas yang jatuh. Aburizal Bakrie kini di nomor 9 dengan kekayaan US$ 850 juta. Tahun sebelumnya Bakrie sebagai orang asli Indonesia pertama terkaya di negeri ini.

Nilai kekayaan Bakrie anjlok lebih dari US$ 4,5 miliar dari US$ 5,4 miliar pada 2007. Kemerosotan kekayaannya itu yang terbesar dalam daftar orang kaya tahun ini. Saham-saham perusahaan keluarga Bakrie telah jatuh sekitar 90 persen karena para bankir khawatir terulangnya krisis finansial 1997-1998 dan tidak mau berisiko atas pinjaman kepada grup usaha Bakrie senilai miliaran rupiah.

Saat wawancara dengan Forbes Asia, Bakrie mengritik rumor adanya permusuhan dan skandal menyedihkan dalam pemulihan grupnya. Tahun ini yang menempati peringkat kedua dan ketiga adalah Hartono bersaudara, R Budi dan Michael, yang memiliki Djarum, produsen rokok terbesar kedua Indonesia.

Berikut daftar orang terkaya di Indonesia, yang nilai kekayaannya dihitung menggunakan harga saham dan nilai tukar pada 28 November. Sedangkan perusahaan tertutup dinilai dengan membandingkan perusahaan publik yang serupa.

Daftar 10 besar orang terkaya di Indonesia

  1. Sukanto Tanoto, US$ 2 miliar (Rp24 Triliun)
  2. R. Budi Hartono, US$ 1,72 miliar (20,6 Triliun)
  3. Michael Hartono, US$ 1,68 miliar (19,1 Triliun)
  4. Putera Sampoerna, US$ 1,5 miliar (18 Triliun)
  5. Martua Sitorus, US$ 1,3 miliar (15,6 Triliun)
  6. Peter Sondakh, US$ 1,05 miliar (12,6 Triliun)
  7. Eddy William Katuari, US$ 1,04 miliar (11,4 Triliun)
  8. Eka Tjipta Widjaja, US$ 950 juta (11,3 triliun)
  9. Aburizal Bakrie, US$ 850 juta (10,2 Triliun)
  10. Murdaya Poo, US$ 825 juta. (9,9 Triliun)

<sumber: Harian Komentar>

Kategori:Ekonomi

Daftar Orang Terkaya versi Majalah Forbes

Desember 12, 2008 1 komentar

 

DAFTAR orang terkaya di Indonesia berubah seiring dengan krisis perekonomian global. Buktinya, Aburizal ‘Ical’ Bakrie yang tahun lalu menempati peringkat pertama orang terkaya Indonesia, di tahun 2008 ini terpental ke posisi ke sembilan. Sedangkan Sukanto Tanoto berhasil bertengger di tangan teratas orang terkaya di Indonesia. Demikian laporan Majalah Forbes Asia dalam siaran persnya di Singapura, Kamis (11/12).

Majalah itu menyatakan kekayaan netto Indonesia merosot drastis dengan pasar modal yang anjlok sekitar 54 persen dari tahun sebelumnya. Harga komoditas merosot dan rupiah yang melemah hampir seperempat nilainya dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu, total kekayaan bersih dari 40 orang terkaya di Indonesia anjlok hampir 50 persen dari tahun lalu, sehingga totalnya kini sekitar US$ 21 miliar dibandingkan setahun sebelumnya yang sebesar US$ 40 miliar. Sukanto Tanoto, yang pernah di puncak daftar orang kaya Forbes Asia pada 2006, tahun ini mendapat titel sebagai orang ter-kaya di Indonesia dengan kekayaan netto US$ 2 miliar, nilai yang sebenarnya turun sekitar 57 persen dari tahun lalu yang tercatat US$ 4,7 miliar.

Tanoto saat ini menjalankan RGM International yang memiliki produsen pulp dan kertas (April) dan produsen minyak kelapa sawit Asian Agri, keduanya terimbas harga komoditas yang jatuh. Aburizal Bakrie kini di nomor 9 dengan kekayaan US$ 850 juta. Tahun sebelumnya Bakrie sebagai orang asli Indonesia pertama terkaya di negeri ini.

Nilai kekayaan Bakrie anjlok lebih dari US$ 4,5 miliar dari US$ 5,4 miliar pada 2007. Kemerosotan kekayaannya itu yang terbesar dalam daftar orang kaya tahun ini. Saham-saham perusahaan keluarga Bakrie telah jatuh sekitar 90 persen karena para bankir khawatir terulangnya krisis finansial 1997-1998 dan tidak mau berisiko atas pinjaman kepada grup usaha Bakrie senilai miliaran rupiah.

Saat wawancara dengan Forbes Asia, Bakrie mengritik rumor adanya permusuhan dan skandal menyedihkan dalam pemulihan grupnya. Tahun ini yang menempati peringkat kedua dan ketiga adalah Hartono bersaudara, R Budi dan Michael, yang memiliki Djarum, produsen rokok terbesar kedua Indonesia.

Berikut daftar orang terkaya di Indonesia, yang nilai kekayaannya dihitung menggunakan harga saham dan nilai tukar pada 28 November. Sedangkan perusahaan tertutup dinilai dengan membandingkan perusahaan publik yang serupa.

Daftar 10 besar orang terkaya di Indonesia

  1. Sukanto Tanoto, US$ 2 miliar (Rp24 Triliun)
  2. R. Budi Hartono, US$ 1,72 miliar (20,6 Triliun)
  3. Michael Hartono, US$ 1,68 miliar (19,1 Triliun)
  4. Putera Sampoerna, US$ 1,5 miliar (18 Triliun)
  5. Martua Sitorus, US$ 1,3 miliar (15,6 Triliun)
  6. Peter Sondakh, US$ 1,05 miliar (12,6 Triliun)
  7. Eddy William Katuari, US$ 1,04 miliar (11,4 Triliun)
  8. Eka Tjipta Widjaja, US$ 950 juta (11,3 triliun)
  9. Aburizal Bakrie, US$ 850 juta (10,2 Triliun)
  10. Murdaya Poo, US$ 825 juta. (9,9 Triliun)

<sumber: Harian Komentar>

Kategori:Ekonomi

Wapres pastikan BBM turun mulai Januari Idealnya Bensin dan Solar Kembali Rp 4.500 per Liter

Desember 9, 2008 1 komentar

Jakarta, KOMENTAR
Wakil Presiden (Wapres) telah memastikan, harga premium dan solar akan mulai diturunkan Januari 2009. Namun harganya belum diketahui. Cuma saja, banyak kalangan menilai, harga ideal bensin dan solar sudah seharusnya Rp 4.500 per liter, atau dikembalikan ke harga lama.

“Kalaupun harga baru premium dan solar Rp 4.500 per liter, pemerintah masih menerima keuntungan dan termasuk dengan PPh,” kata pengamat energi Marwan Batubara, di Jakarta, Senin (08/12). Tidak hanya itu, pemerintah diminta untuk tidak mengkaji dan melakukan perhitungan terlalu lama terkait rencana kembali menurunkan harga premium dan solar. Pasalnya, perhitungan harga baru premium sudah ada formulasinya, sebagaimana pemerintah menaikkan harga premium di saat kenaikan harga minyak dunia. “Tidak ada yang sulit, karena yang ditunggu masyarakat adalah komitmen dan kemauan pemerintah,”paparnya.

Marwan mengatakan, menurunkan harga premium seperti diawal dinilai sebagai upaya menyelamatkan dunia usaha atau sektor industri dari ancaman PHK akibat dampak krisis keuangan global. Pasalnya, dengan menurunkan harga premium, dunia industri bisa menekan biaya produksi sekitar 15-20 persen.

“Berkah turunnya harga premium dan solar akan multiplier effect bagi masyarakat, salah satunya biaya transportasi,” ungkap Marwan. Dia berharap pengusaha transportasi atau angkot bisa merespons turunnya harga premium dengan menurunkan tarif transportasi. Pasalnya, dengan penurunan harga premium, maka yang diuntungkan tidak hanya pengguna jasa transportasi tetapi juga industri transportasi yang bisa menekan biaya produksi dan belanja.

Selain itu, pemerintah bersama kepolisian didesak untuk segera mengawasi penyaluran premium, bilamana harga baru diberlakukan. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan premium pascaterjadinya penurunan harga premium.

Sedangkan Wapres Jusuf Kalla dalam pernyataannya Senin (08/12) kemarin menegaskan, premium dan solar diturunkan Januari. “Untuk premium ya, Januari lah, juga solar,” ujar Kalla usai menyerahkan kurban di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat.

Seperti diketahui, pemerintah per 1 Desember sudah menurunkan harga premium Rp 500 menjadi Rp 5.500. Harga tersebut sudah mencapai keekonomiannya.

Sementara solar hingga kini adalah Rp 5.500 per liter. Dirjen Migas Evita Legowo beberapa waktu lalu mengatakan, harga solar tersebut masih cukup jauh dari harga keekonomiannya yang mencapai Rp 6.900 per liter.

Kalla mengakui, untuk premium memang sudah tidak disubsidi lagi. Hal ini dikarenakan konsumen premium umumnya mobil-mobil pribadi milik orang mampu.

“Memang sekarang kita tidak akan subsidi lagi, kita akan subsidi terhadap sektor yang benar-benar komersial itu ada di solar. Sedangkan premium kan lebih banyak ke mobil pribadi kalau yang komersial ada truk pengangkut, mana ada sedan yang memakai solar?” jelasnya.

Kalla pun kembali menjelaskan, untuk penurunan harga BBM adalah mempertimbangkan sejumlah hal antara lain harga di internasional dan berapa besar subsidi. Hal lain yang menjadi faktor penentu penurunan harga adalah pertemuan OPEC pada tanggal 15 Desember mendatang.

“Mengenai perhitungannya nanti kita tetapkan kemudian setelah ada rata-rata dari harga terakhir yang dihitung tapi kita tunggu juga harga 15 ini OPEC mau apa. Jadi harga be-lum bisa ditentukan sekarang,” pungkas Kalla.

Solar Diisyaratkan Turun 1 Januari

Desember 2, 2008 Tinggalkan komentar

Jakarta, KOMENTAR
Setelah menurunkan harga premium Senin (01/12) kemarin, pemerintah mempertimbangkan penurunan harga solar. Saat ini tengah dilakukan penghitungan. “Kita baru saja menurunkan BBM premium dan sedang melakukan exercise apakah misalkan bulan berikutnya harga solar bisa kita turunkan, sedang kita hitung, apakah bisa?” ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (01/12).


Dalam menghitung besaran penurunan harga jual solar, pemerintah akan mempertimbangkan dalam konteks kemampuan APBN. Namun pada intinya, pemerintah menginginkan meringankan beban masyarakat. “Dengan catatan semua itu klop dengan upaya penyelamatan perekonomian secara menyeluruh secara utuh tentu saja peluang ini digunakan sebaik-baiknya. Tujuannya, bisa dicapai dan tidak ada penyimpangan,” tutur Presiden.


Sementara itu, pantauan koran ini di Manado kemarin, buntut penurunan harga premium, sejumlah SPBU diwarnai antrian panjang. Hal ini seperti terjadi di SPBU Wanea, Tikala dan Sario.
“Kami sengaja mengantri untuk mendapatkan harga premium baru. Biar antri, tapi beli dengan harga murah,” tukas seorang sopir.


Sedangkan Sekretaris Hiswana Migas, Aswin Supit menyatakan sampai saat ini tidak ada SPBU yang mengalami kekosongan BBM. “Ini membuktikan kerja sama kami untuk mendukung keputusan pemerintah. Tapi jika ada SPBU yang kosong BBM, harap untuk dapat segera melaporkan ke pertamina atau hiswana migas agar dapat segera disuplai,” ujarnya.

Kategori:Ekonomi Tag:, ,

BI Cabut Empat Pecahan Uang Kertas dari Peredaran

November 27, 2008 Tinggalkan komentar

Jakarta (tvOne)

Bank Indonesia secara resmi akan mencabut empat pecahan uang kertas mulai tanggal 31 Desember 2008.

Keempat uang kertas tersebut adalah Rp10.000 yang diterbitkan pada 1998 dengan gambar muka Pahlawan Nasional Cut Nyak Dhien, Rp20.000 tahun terbit 1998 dengan gambar muka Pahlawan Nasional Ki Hajar Dewantara, Rp50.000 terbitan 1999 dengan gambar muka Pahlawan Nasional WR Soepratman dan Rp100.000 terbitan 1999 dengan gambar muka Pahlawan Proklamator Dr.Ir.Soekarno dan Dr. H. Mohammad Hatta yang berbahan polymer.

“Dengan pencabutan dan penarikan uang rupiah dari peredaran maka terhitung mulai tanggal 31 Desember 2008, empat pecahan uang tersebut tidak berlaku lagi sebagai alat pembayaran yang sah (legal tender),” kata Deputi Gubernur BI Bidang Pengedaran Uang, S Budi Rochadi, dalam siaran pers, Kamis.

Namun, menurut dia, masyarakat yang masih memegang uang pecahan tersebut dapat melakukan penukaran dengan uang rupiah pecahan yang sama atau pecahan lainnya yang masih berlaku di kantor-kantor Bank Indonesia atau bank umum terdekat.

Untuk bank umum batas waktu penukaran hingga 30 Desember 2013 atau 5 (lima) tahun sejak pencabutan dan penarikan uang tersebut. Sementara untuk penukaran di BI dapat dilakukan hingga 30 Desember 2018 atau selama 10 (sepuluh) tahun sejak tanggal pencabutan.

“Bank Indonesia secara rutin melakukan pencabutan dan penarikan uang rupiah. Hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan antara lain masa edar yang cukup lama dan perkembangan teknologi unsur pengaman (security features) pada uang,” katanya

Kategori:Ekonomi Tag:,

Harga Bensin Akan Turun

November 8, 2008 Tinggalkan komentar

Sri Mulyani: Harganya Dievaluasi Setiap Bulan

JAKARTA-ManadoPost.
Pemerintah memutuskan untuk menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium sebesar Rp500 per liter. Harga bensin menjadi Rp5.500 per liter dari semula Rp6.000 per liter dan akan diberlakukan mulai 1 Desember 2008.
Kebijakan penurunan harga BBM tersebut diumumkan Plt Menko Perekonomian Sri Mulyani didampingi Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di Kantor Kepresidenan Jakarta, Kamis. “Pemerintah telah memutuskan untuk menurunkan harga premium sebesar Rp500 per liter, harga berlaku sekarang sebesar Rp6.000 menjadi Rp5.500 per liter. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk betul-betul mengurangi beban masyarakat dengan berbagai instrumen dan sumber daya yang dimiliki,” katanya.
Menurut Sri Mulyani, harga baru tersebut akan mulai berlaku 1 Desember 2008 dan akan dikaji terus setiap bulannya. Kebijakan itu, lanjut dia, diambil menyikapi perkembangan harga minyak internasional yang terus menurun beberapa bulan terakhir dan bahkan mencapai sekitar 65 dolar AS per barel serta menangkap aspirasi yang berkembang di masyarakat.
“Juga adanya gejolak ekonomi global yang selama ini terjadi yang sudah pasti melemahkan ekonomi karena itu perlu antisipasi untuk menetralisir guna mengurangi beban masyarakat,” katanya.
Pemerintah, kata Sri Mulyani, berharap penurunan harga BBM itu dapat meningkatkan daya beli masyarakat, gairah dunia usaha dan dapat menjadi alat untuk melawan siklus dari pelemahan ekonomi akibat krisis.
“Dalam pelaksanaan perkembangannya akan secara berkala dievaluasi setiap bulan termasuk berbagai indikator yang mempengaruhi harga minyak itu sendiri antara lain harga minyak mentah, nilai tukar dan konsumsi BBM,” katanya.
Sekalipun pemerintah telah memutuskan untuk menurunkan harga premium namun menurut Sri Mulyani, alokasi subsidi BBM pemerintah tetap sekitar Rp57,6 triliun dengan asumsi harga minyak 80 dolar AS per barel. “Yang berbeda hanya alokasinya saja,” katanya.
Sri Mulyani menjelaskan bahwa pemerintah telah mengevaluasi masukan dari berbagai pihak serta melihat kondisi APBN 2008 dan 2009 sebelum menetapkan kebijakan tersebut. “Pergerakan harga premium secara bulanan akan bisa merefleksikan nilai atau harga BBM itu namun tetap dapat didanai oleh APBN, terutama APBN 2009,” ujarnya.
Hal-hal yang berkaitan dengan alokasi subsidi BBM terutama penggunaan APBN 2009 akan dikonsultasikan lebih lanjut dengan DPR terutama dampaknya terhadap APBN 2009, yang diharapkan bersikap netral. “Dengan demikian akan ikut menjaga kepercayaan dari pelaku usaha, pengamat, pasar terhadap APBN dalam menjalankan fungsinya terutama memperbaiki kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Disebutkan pula bahwa sekalipun ada penurunan harga premium sebesar Rp500 per liter namun harga BBM bersubsidi yang lain saat ini tidak mengalami perubahan harga. Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan bahwa harga premium di Indonesia jauh lebih murah daripada negara lain di kawasan