Arsip

Archive for the ‘Politik’ Category

Capres Langowan Semedi di Kamar Bung Karno

Maret 23, 2009 Tinggalkan komentar

Jakarta, KOMENTAR
Kandidat calon presiden (capres) berdarah Langowan, Prabowo Subianto memanfaatkan kunjungannya di Kabupaten Ende, Flores, untuk bersemedi di rumah pengasingan Bung Karno. Di rumah tua bersejarah yang berukuran 12 kali 9 meter itu, Prabowo bersemedi. ‘’Namanya semedi, bukan memohon. Tapi merenung,’’ jawab Prabowo ketika ditanyai wartawan apa yang dimintainya dalam semedinya itu, Minggu (22/03) kemarin.

Menurut Prabowo, dirinya melakukan hal ini semata-mata untuk menghormati Bung Karno
sebagai pahlawan bangsa yang telah membangun negeri ini. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya,” paparnya. Rumah bekas Bung Karno diasingkan ini terletak di Jalan Perwira dibangun sejak tahun 1927. Kabarnya para pejabat yang berkunjung selain untuk mengetahui, juga berniat semedi di ruang Bung Karno untuk mendapatkan ‘wangsit’.

Di antara para pejabat dan tokoh nasional yang pernah mengunjungi rumah peninggalan Bung Karno ini adalah Akbar Tandjung, Surya Paloh dan Adik kandung Prabowo Subiyanto, Hasyim Djojohadikusumo.

Rumah bersejarah itu memiliki ruang tidur, ruang tamu, ruang dapur, serta sebuah ruangan khusus untuk semedi. Sejumlah barang milik peninggalan Bung Karno seperti tongkat, kopiah, lukisan serta foto-foto Bung Karno selama di Ende juga masih tersimpan rapi di tempat ini. Prabowo dalam semedinya di rumah tersebut, turut didampingi Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra yang juga paranormal, Permadi.

Tak hanya itu, Prabowo juga mendatangi pohon sukun yang menjadi saksi sejarah karena pohon itu pernah menjadi tempat merenungnya Bung Karno sehingga mendapat inspirasi untuk mencetuskan rumusan Pancasila. Lokasi pohon tersebut tidak jauh dari lapangan Pancasila tempat Prabowo menyampaikan orasi politiknya. Pohon tersebut memiliki lima batang yang tumbuh dari tunasnya di bawah tanah.

Sampai saat ini, pohon tempat Soekarno mendapatkan inspirasi rumusan Pancasila tersebut kini sudah tumbuh untuk yang kedua kalinya. Pohon pertama sudah tumbang beberapa tahun silam akibat termakan usia. Melihat nilai sejarahnya, tunas pohon ini ditanam kembali oleh teman dekat Inggit Garnarsih (istri keduanya Soekarno) Siti Mahani.

Prabowo mengakui bahwa kedatangannya ke pohon tersebut untuk mendapatkan ilham dan menguatkan semangatnya untuk terus berjuang menjadi capres. Mantan menantu Soeharto ini menolak jika perilakunya itu dikait-kaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis. “Kita hanya napak tilas untuk mendapat ilham dan menebalkan semangat. Tidak ada kaitannya dengan mistis,” ujar Ketua Umum DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ini.

Prabowo mengaku sangat kagum dengan keberanian para pejuang bangsa ini. Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada jerih payah mereka, Prabowo melakukan napak tilas terhadap Soekarno. “Kita berusaha untuk menghormati founding father kita yaitu Soekarno,” pungkasnya.

Artis Dicky Chandra Menangi Pilkada Garut

Desember 23, 2008 Tinggalkan komentar

Liputan6.com, Garut: Satu lagi artis memenangkan pemilihan kepala daerah. Pemain sinetron Dicky Chandra yang mencalonkan diri jadi Wakil Bupati Garut, Jawa Barat, lewat jalur perseorangan, memperoleh suara terbanyak bersama pasangannya Aceng Fikri. Pasangan ini memperoleh 55,9 persen suara dalam pilkada putaran kedua, Ahad (21/12). “Hari ini saya sudah menjadi pemenang,” kata Dicky.

Popularitas Dicky memang dianggap jadi faktor dalam mendulang suara. Seperti halnya artis Dede Yusuf yang kini menjabat Wakil Gubernur Jabar dan Rano Karno yang sukses melenggang ke kursi Wakil Wali Kota Tangerang, Banten [baca: Si Doel Jadi Pejabat].

Namun di sisi lain popularitas keartisan bukanlah segalanya. Ada pula artis yang gagal saat mengadu peruntungan di dunia politik. Primus Yustisio kalah pada pilkada Subang dan Saiful Jamil yang kalah pada pilkada Serang.

Terlepas dari pro-kontra mengenai fenomena artis yang mengubah haluan jadi politisi, masyarakat berharap sang artis bisa membuktikan jadi pemimpin yang baik.

Kategori:Politik

Prabowo Ingin Putra Sulut Masuk Kabinet

Desember 13, 2008 1 komentar

Manado, KOMENTAR
Prabowo Subianto tidak hanya mengklaim sebagai putra Sulut. Namun mantan Pangkostrad ini berjanji, akan mengakomodir putra Sulut dalam kabinet menteri jika dirinya terpilih sebagai Presiden RI. Hal ini dilontarkannya di depan ratusan pedagang di Pasar Bersehati, Manado, Jumat (12/12) kemarin. “Mudah-mudahan ada warga Sulut yang menjadi menteri jika saya terpilih menjadi presiden nanti. Insya Allah,” ungkapnya.

Menariknya, Prabowo juga mengaku kalau kalah di pilpres mendatang, dirinya tidak perlu khawatir, sebab dia mengaku memiliki keahlian menjadi kusir bendi. “Kalau kalah di pilpres, saya bisa jadi kusir bendi. Saya tak perlu khawatir karena saya memiliki keahlian menjadi kusir,” tambah Prabowo.

Hal ini memang nampak saat bendi yang sudah disiapkan panitia di TKB, dipandu sendiri oleh Prabowo menuju Pasar Bersehati. Bahkan kusir yang sudah disiapkan hanya menjadi tamu atau penumpang saja, sedangkan para pengawal Prabowo ikut berlari di sekeliling bendi. Tak itu saja, ratusan warga di sekitar TKB-Pasar Bersehati mengaku ter-kagumkagum dengan ketrampilan pensiunan Letjen ini memandu kuda sendiri.

Sementara itu, ditanya soal peluang Partai Gerindra yang dirintisnya, Prabowo optimis akan meraih suara signifikan meski masih enggan berbicara tentang calon wakilnya nanti. “Saya optimis Partai Gerindra meraih suara signifikan. Untuk cawapres, masih jauh untuk dibicarakan,” ujarnya. Dalam dialog dengan para pedagang kemarin, Prabowo juga mengaku prihatin dengan masalah dan kondisi di pasar-pasar tradisional. Menurutnya ini menjadi tanggung jawab dari penguasa atau pemerintah.

Bahkan tak segan-segan Prabowo mengatakan bahwa yang ingin menggusur pedagang-pedagang pasar, berarti tidak memiliki hati dan otak. “Masalah-masalah pasar kebanyakan adalah soal kebesihan dan penguasa atau pemerintahlah yang harus bertanggung jawab. Kalau ada yang menggusur pedagang-pedagang pasar, berarti tidak punya hati dan tidak punya otak. Kalau perlu dilawan. Apakah itu walikota ataupun gubernur, mari kita bersatu untuk melawan jika perlu diturunkan,” ujar Prabowo berapi-api.

Pakar Komunikasi AS Ungkap Keberhasilan Obama

Desember 4, 2008 6 komentar

Surabaya (ANTARA News) – Pakar komunikasi dari Emerson College`s, Amerika Serikat, Prof. J. Gregory Payne, PhD. mengungkap keberhasil Barack Obama dalam Pemilihan Presiden AS.

“Ada dua kunci kesuksesan Obama dalam memenangi Pemilihan Presiden AS beberapa waktu lalu,” katanya di rumah dinas Konsulat Jenderal (Konjen) AS di Surabaya, Jatim, Rabu.

Ia menyebutkan, dua kunci kesuksesan Obama itu adalah kepandaian melibatkan kalangan anak muda dan penguasaan teknologi informasi.

Cara berkampanye Obama pun berbeda dengan calon presiden AS lainnya dan calon-calon presiden AS sebelumnya.

“Kalau calon presiden lain menjadikan elit partai politik dan media massa untuk mengkampanyekan dirinya. Tapi Obama tidak,” katanya didampingi Asisten Urusan Publik Konjen AS di Surabaya, Esti Durahsanti.

Menurut dia, masyarakat lah yang mengkampanyekan Obama melalui situs-situs dan video.

“Bahkan seorang selebritis pun turut mengkampanyekan Obama dengan membuat video klip yang disiarkan secara berulang-ulang di MTV,” katanya sambil menunjukkan video klip artis seksi yang sedang membawakan pidato kampanye Obama dalam irama rap.

Namun demikian, lanjut Payne, Obama bukan berarti menafikan peran media massa dalam menyebarluaskan visi dan misinya selama masa kampanye.

“Hanya cara Obama dalam berkampanye lebih cerdas ketimbang calon lainnya dalam memanfaatkan media massa,” katanya.

Paparan Payne itu sendiri menarik perhatian politisi di Jawa Timur. Dalam acara yang berlangsung sekitar satu jam itu tampak hadir Ketua DPW PKS Jatim Ja`far Trikuswahyono, fungsionaris DPD Partai Golkar Jatim Edi Wahyudi, fungsionaris DPD PDIP Jatim Agustin Paulina, anggota KPU Provinsi Jatim Arif Budiman, dan mantan anggota KPU Jatim yang kini mencalonkan diri Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Didik Prasetiyono.

Ja`far Trikuswahyono menilai, kemenangan Obama bukan karena dukungan media massa.

“Dia diuntungkan situasi di Amerika Serikat, terutama masalah krisis global. Sehingga dia mendapat simpati rakyat Amerika Serikat yang berharap adanya perubahan,” katanya.

Sementara itu Arif Budiman mengajukan pertanyaan pada Payne, apakah kemenangan Obama karena faktor kepandaian mengatur strategi kampanye atau karena dukungan dana yang cukup besar, mengingat banyak rakyat AS yang memberikan sumbangan dana dalam kampanye Obama.

“Kalau di Amerika Serikat sudah jelas, rakyat yang secara suka rela menyumbang dana untuk calon. Berbeda dengan di Indonesia, calon yang memberikan uang kepada rakyat,” katanya disambut gelak tawa Payne.

Kemudian Payne pun hanya menjawab, kemenangan Obama karena strategi dan dukungan dana, tanpa memberikan tanggapan mengenai perilaku politik di Indonesia.(*)

Wapres tak Percaya Adam Malik Agen CIA

November 25, 2008 Tinggalkan komentar

Jakarta, KOMENTAR
Bukan hanya keluarga besar Adam Malik yang tersinggung terhadap tulisan Tim Weiner dalam bukunya ‘Legacy of Ashes The History of CIA’. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pun tidak percaya dengan jur-nalis The New York Times itu.

“Saya menyesalkan penulisan itu. Saya tidak bisa percaya dan tidak mungkin Pak Adam Malik menjadi agen CIA,” tandas Kalla usai bertemu dengan Pangeran Philippe dari Belgia di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (24/11).

Kalla mengaku memiliki beberapa alasan logis yang membuktikan Adam Malik bukanlah agen intel Amerika Serikat (AS). Selain memiliki basis politik yang berbeda dengan AS, wakil presiden era Soeharto itu juga seorang sosialis.

“Lihat saja sejarah politik beliau. Beliau pendiri Partai Murba, mana mungkin Partai Murba agen CIA,” tandas Kalla.

“Kita harus pelajari dan minta pertanggungjawaban yang menulis buku itu,” tandasnya. Kalla pun setuju jika pemerintah Indonesia membantah penulisan Adam Malik agen CIA di dalam buku yang telah diterjemahkan dalam judul ‘Membongkar Kegagalan CIA’ itu. “Yang lebih menarik itu kita harus bantah,” lanjut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar itu.

Sebagai diplomat, Adam Malik pasti memiliki relasi yang luas. Namun hal itu bukan berarti bisa disangkutpautkan bahwa Adam Malik seorang agen CIA.

“Ia bukan seperti itu. Dia memang punya banyak kawan. Bahwa beliau berteman dengan seorang diplomat itu bisa saja. Tapi bukan berarti beliau terlibat sebagai agen,” tandasnya.

Sedangkan Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono juga menepis jika Adam Malik dicap agen CIA. “Terlalu banyak buku dan artikel tentang kejadian politik di Indonesia pada 45-47 tahun lalu. Bagian terbesar adalah spekulasi dan dugaan saja,” kata Menhan. “Jadi sulit diverifikasi, apalagi tentang CIA. Tidak usah digubrislah intinya,” jelas Juwono singkat.

Di sisi lain, Budiarto Shambazy, penulis kata pengantar dalam buku yang telah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia berjudul ‘Membongkar Kegagalan CIA’ menilai pernyataan McAvoy (petinggi CIA) itu ngawur. Petinggi itu tidak memilik data yang bisa membuktikan Adam Malik, mantan wakil presiden era Soeharto adalah intel Amerika Serikat (AS).

“Dia (McAvoy) itu ngawur. Saya nggak percaya. Masak ada orang mengungkapkan agen rahasia. Itu paling terkutuk dalam bidang inteligen. Itu bisa dituntut ke pengadilan,” kata Budiarto.

Budiarto juga mengatakan, pernyataan McAvoy itu hanya mencari sensasi. “Dia mau menyombongkan diri, sensasional. Seolah-olah bisa merekrut orang top di Indonesia. Kalau Weiner, saya kira tidak ada maksud lain kecuali menunjukkan kegagalan-kegagalan CIA,” lanjutnya. Menurut Budiarto, persoalan buku tersebut bukan pada penyebutan Adam Malik sebagai agen CIA, melainkan pada sejumlah uang yang diterima Adam Malik. Dia mengatakan, uang sebesar US$ 10 ribu itu bukan diberikan oleh CIA tapi oleh Kedutaan Amerika kepada KapGestapu, organisasi yang getol mengganyang PKI pada masa itu.

“Karena duit itu, Adam Malik kan jadi seperti disuap. Padahal nggak. Saat itu yang diberi bantuan bukan cuma organisasi itu saja, tapi banyak. Jumlahnya juga lebih besar dari yang diterima KapGestapu,” katanya. Meski begitu, Budiarto berharap buku tersebut tidak ditarik oleh Kejagung. “Jangan ditariklah. Buku itu kan bagus. Nanti yang rugi kita sendiri karena bisa dituduh tidak memihak pada kebebasan pers,” lanjutnya.

Kategori:Politik Tag:, ,

Adam Malik Direkrut CIA Lewat Jasa Pengusaha Jepang

November 25, 2008 1 komentar

Manado-Komentar.
MANTAN Wakil Presiden Adam Malik agen CIA. Boleh jadi kontroversi ini akan mencuat ke permukaan. Sejarah masa lalu Indonesia kembali diuji. Buku berjudul ‘Membongkar Kegagalan CIA’ membeberkan secara gamblang bagaimana Adam Malik direkrut CIA. Buku karya wartawan The New York Times, Tim Weiner ini berjudul asli ‘Legacy of Ashes The History of CIA’. Dalam edisi Indonesia, buku dengan sampul depan warna merah itu diberi judul ‘Membongkar Kegagalan CIA’. Buku terbitan Gramedia Pustaka Utama ini sudah dipasarkan sejak dua bulan yang lalu.

Tim Weiner yang pernah meraih hadiah Pulitzer menulis ‘Membongkar Kegagalan CIA’ berdasarkan 50 ribu arsip CIA dan wawancara mendalam dengan ratusan veteran CIA. Plus pengakuan sepuluh orang direktur CIA.

“Buku ini menyertakan sejumlah informasi dan analisa luar biasa mengenai keterlibatan CIA di Indonesia, terutama berkaitan dengan peristiwa pemberontakan daerah tahun 1950-an dan tragedi kemanusiaan tahun 1965,” tutur Baskara T Wardaya. Pernyataan sejarahwan penulis buku ‘Cold Was Shadow: United States Policy Toward Indonesia, 1953-1963’ tercetak di sampul belakang ‘Membongkar Kegagalan CIA’.

Pembeberan Adam Malik sebagai agen CIA, boleh jadi merupakan salah satu informasi yang luar biasa itu. Soal Adam Malik ini dapat dibaca mulai dari halaman 330. Kisah berawal dari bagaimana CIA mengingatkan Gedung Putih bahwa hilangnya pengaruh Amerika di Indonesia akan membuat kemenangan di Vietnam menjadi tidak berarti.

Dan CIA pun kemudian mulai bergerak menemukan pemimpin baru untuk menggantikan Soekarno. Setelah 7 tahun CIA berusaha menggulingkan Soekarno, pada 1 Ok-tober 1965 meletuslah ontran-ontran politik. Di tengah perseteruan hebat antara Soekarno, PKI di satu sisi dan tentara di sisi lain, sebagaimana dituliskan Tim Weiner, Stasiun CIA di Jakarta sudah memiliki seorang agen yang memiliki posisi baik.

Agen itu, tak lain adalah Adam Malik. Adam malik, dituliskan sebagai seorang mantan Marxis (penganut aliran Karl Marx) berusia 48 tahun yang mengabdi sebagai duta besar Soekarno di Moskow dan menteri perdagangan. Lantas siapa yang merekrut Adam Malik menjadi agen CIA? Tim Weiner secara gamblang mengungkapkan. Adalah Perwira CIA Clyde McAvoy yang menggarap Adam Malik. Adam Malik dan McAvoy pertama kali bertemu di sebuah tempat rahasia dan aman di Jakarta pada 1964.

McAvoy adalah operator rahasia andal CIA yang bahkan pernah merekrut Perdana Menteri masa depan Jepang. McAvoy diterbangkan ke Jakarta dengan tugas utama menyusup ke dalam kubu PKI dan pemerintahan Soekarno. “Saya merekrut dan mengontrol Adam Malik,” ujar McAvoy dalam sebuah wawancara pada tahun 2005. “Dia adalah pejabat Indonesia tertinggi yang pernah kami rekrut,” tambah McAvoy.

Adam Malik berhasil direkrut McAvoy, sebagaimana ditulis Tim Weiner, atas jasa seorang perantara. Perantara itu adalah pengusaha Jepang dan mantan anggota partai komunis di Jepang. Siapakah jati diri perantara ini?

PENGKHIANAT

Benar tidaknya Adam Malik sebagai agen CIA, perlu dibuktikan. Namun siapa pun pemimpin negara atau kepala daerah bahkan anggota legislatif yang ketahuan menjadi kaki tangan intelijen negara lain, merupakan pengkhianat bangsa.

“Berkhianat karena merupakan intel negara lain. Tunduk dengan agenda bangsa lain,” ujar anggota Komisi III DPR Fahri Hamzah.

Namun menurut Fahri, bukan berarti Adam Malik disebut pengkhianat karena bukti yang lengkap yang menyatakan pahlawan nasional itu menjadi agen CIA belum ditemukan. Pemerintah harus secepatnya melakukan klarifikasi. Tidak hanya sebagai pelurusan sejarah tapi juga pembelajaran terhadap pemilihan calon pre-siden dalam Pemilu 2009 nantinya.

“Negara harus berhati-hati memilih pemimpin, legislatif, dan kepala daerah. Perlu ada syarat yang rumit bagi calon pemimpin nantinya. Harus ada identifikasi akurat tidak terlibat atau tidak dikategorikan sebagai pengkhianat,” jelasnya. Masyarakat, lanjut Fahri, juga harus berhati-hati memilih pemimpin. Jangan sampai ternyata pemimpin negara merupakan agen asing yang berkhianat terhadap cita-cita negara. “Makanya pelurusan itu tadi diperlukan. Keluarga juga boleh ikut meluruskan,” ujar politisi PKS ini.

Presiden Kolombia Titip Pesan Buat SBY via Syennie

November 24, 2008 Tinggalkan komentar

Manado, KOMENTAR
Sebuah kepercayaan penting diemban Srikandi Sulut, Linneke Syennie Watoelangkow. Wakil Walikota Tomohon yang juga menjabat Ketua DPD Partai Demokrat Sulut ini, mendapat kepercayaan dari Presiden Kolumbia Uribe untuk membawa pesan khusus kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Hal ini terjadi ketika Watoelangkow melakukan kunjungan ke Negara Kolumbia Amerika Selatan dan bertemu langsung dengan Presiden Uribe beserta seluruh menteri kabinet di Istana Negara, di Ibukota Bogota Kolumbia pekan lalu. Dalam pertemuan ini, Presiden Uribe banyak menanyakan soal Indonesia secara umum.

Menariknya, kepada Watoelangkow, Presiden Uribe menitipkan pesan khusus kenegaraan Kolumbia untuk SBY. Pesan tersebut mengenai keinginan Kolumbia menjadi anggota di Forum Asia Pasifik. Pasalnya, forum tersebut tidak lagi menerima anggota baru. Di sini Watoelangkow tidak hanya menjadi penghubung antara Presiden Uribe dan SBY, tetapi juga melalui pesan ini, Presiden Uribe berharap banyak agar Watoelangkow dapat berperan besar dalam menggolkan harapan negaranya tersebut.

Akses Watoelangkow sendiri bisa dua arah ke SBY. Yakni lewat pemerintahan mau pun partai, di mana SBY adalah Pembina Partai Demokrat.
Dijelaskan Watoelangkow, Kolumbia di pertemuan di Peru minggu depan akan mengajukan permohonan khusus untuk tetap dapat bergabung dengan organisasi berpotensi ini dan mencari dukungan dari negara anggota lain seperti Indonesia untuk menggolkannya.

Selain itu, wanita enerjik ini turut serta membantu Pemerintah Propinsi Sulut mempromosikan iven World Ocean Conference (WOC), mengingat Kolumbia berbatasan dengan dua laut penting, yaitu Laut Pasifik dan Laut Atlantik. Dan menurut Watoelangkow, Presiden Uribe menyambut positif iven internasional tersebut dan menegaskan akan berupaya menghadiri iven yang berlangsung tahun 2009 tersebut.

Kategori:Politik